Pameran Budaya Luwung Pacitan Tampilkan Pusaka Presiden Prabowo

Rudy Hartono - 5 February 2026
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyerahkan keris kepada Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Basuki Teguh Yuwono saat pembukaan Gelar Budaya Luwung di Gedung Perpustakaan Daerah Pacitan, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026). (sumber: antara)  

SR, Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar Gelar Budaya Luwung dengan menghadirkan keris pusaka milik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan edukasi sejarah kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah Pacitan, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026), tersebut digelar Pemkab Pacitan bekerja sama dengan Gerakan Pemuda Ansor Pacitan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan.

Keris pusaka Presiden Prabowo Subianto dibawa langsung oleh Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Basuki Teguh Yuwono.

Dalam pameran itu, dua keris bergaya Bali milik Presiden dipajang bersama sejumlah keris pusaka lain.

Selain keris Presiden Prabowo, turut dipamerkan keris pusaka milik Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, serta koleksi keris dari unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) dan kolektor keris.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat membuka kegiatan tersebut mengatakan setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk mewariskan nilai dan sejarah melalui karya budaya.

“Kita semua akan mewariskan sesuatu, minimal kepada keluarga dan lingkungan sekitar, dan itu tercermin dari karya yang kita tinggalkan,” kata Indrata.

Sementara itu, Basuki Teguh Yuwono menilai pameran keris merupakan sarana edukasi yang penting untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya bangsa. “Kita patut berbangga sebagai bangsa yang memiliki warisan budaya luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keris pusaka Presiden Prabowo kerap dihadirkan dalam kegiatan kebudayaan sebagai bagian dari edukasi publik dan upaya pelestarian warisan budaya, setelah sebelumnya disimpan di Fadli Zon Library.

Selain pameran keris, Gelar Budaya Luwung juga menampilkan pameran batu mulia khas Pacitan, pameran seni rupa, serta bazar buku. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, hingga 6 Februari 2026. (*/ant/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.