Musancab DPC PDI Perjuangan Mojokerto Tuntas, Genjot Keterlibatan Kader Muda

Rudy Hartono - 11 April 2026
Jajaran pimpinan anak cabang DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto foto bersama pimpinan DPD PDIP Jatim usai tuntas musancab,  Jumat (10/4/2026). (foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Musyawarah Antar Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto tuntas digelar di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Surabaya, Jumat (10/4/2026). Menariknya, rapat pleno penentuan kepengurusan PAC tersebut betul-betul menarik keterlibatan anak muda.

Memenuhi target DPP PDI Perjuangan yakni mengharuskan keterlibatan 20 persen anak muda usia dibawah 35 tahun dan keterlibatan perempuan dalam partai.

Ketua DPC Kabupaten Mojokerto, Ida Bagus Nugroho menyebut, antusias tersebut tampak sejak pendaftaran dibuka. Memanfaatkan media sosial tiktok, pihaknya berhasil menarik perhatian sekira 200ribu orang yang selanjutnya disaring lagi sesuai kriteria yang ditentukan.

Ketua DPC Kabupaten Mojokerto, Ida Bagus Nugroho saat ditemui usai Musancab di DPD PDI Perjuangan Jatim, Jumat (10/4/2026). (foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

Hasilnya kader termuda calon pengurus PAC ada yang berusia 28 tahun. Dimana seluruhnya dipastikan punya jiwa soekarnois untuk mendukung perjuangan partai. “Ketika kita buka di tiktok itu dalam sekejap sudah 200ribu, kalau tidak kita wadahi ya kapan lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, keterlibatan anak muda bukan sekadar penggugur syarat. Mereka akan dimaksimalkan di berbagai lini. Mulai dari pembentukan badan, sayap, hingga program-program DPC PDI Perjuangan Mojokerto. “Anak muda sebelum kita munculkan, kita tidak asal comot, untuk pengurus partai,” jelasnya.

“Setelah semua proses konsolidasi ini berjalan, kita bentuk badan dan sayap yang melibatkan anak muda dan kader muda, dan DPC,” imbuhnya.

Ida Bagus tak memungkiri sempat adanya kekhawatiran kader-kader senior atas munculnya kader muda di lingkup PAC. Namun ia berhasil meyakinkan mereka, bahwa adanya anak muda guna menggenjot kerja partai bukan untuk menyisihkan mereka.

Ia pun optimis hal ini akan menjadi bahan bakar partai, mematangkan strategi, menyongsong Pemilu 2029 mendatang. “Ketika itu munculkan lima nama mereka berpikiran bahwa yang tua akan dilengserkan, kita kasih pemahaman bahwa ini tidak mengesampingkan yang senior tapi justru memberi semangat karena dibantu anak muda,” pungkasnya. (hk/red)

 

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.