Mudik Lebaran 2024, Animo Pengguna Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun Cukup Tinggi

Yovie Wicaksono - 11 April 2024

SR, Kediri – Moda transportasi kereta api saat mudik lebaran 2024 masih menjadi favorit masyarakat. Hal ini terbukti dari tingginya minat penumpang yang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Madiun. Setidaknya ada 19.272 penumpang di Stasiun Kediri dalam kurun waktu 31 Maret hingga 10 April 2024.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo mengatakan, dari jumlah itu rincianya adalah 9.066 penumpang yang berangkat, dan 10.206 penumpang tiba di Stasiun Kediri.

“Sedangkan untuk kemarin, jumlah yang diberangkatkan sebanyak 681 orang penumpang, dan yang tiba adalah 975 penumpang,” ujar Kuswardojo.

Jumlah ini, kata Kuswardojo, menegaskan bahwa kebutuhan akan layanan transportasi kereta api cukup tinggi, terutama dalam perayaan Hari Raya Idulfitri.

Di wilayah Daop 7, saat ini di Stasiun Madiun mencatatkan jumlah penumpang terbanyak dengan 1.582 penumpang naik, dan 2.966 penumpang turun di stasiun tersebut.

Sedangkan, pada periode 31 Maret 2024 hingga 10 April 2024, sebanyak 59.977 penumpang berangkat dan 111.183 penumpang tiba di stasiun-stasiun Daop 7 Madiun.

Sementara itu, pantauan pemesanan tiket kereta api keberangkatan Daop 7 pada periode 31 Maret – 21 April 2024, telah terjual sebanyak 87.283 tiket. Jumlah penjualan ini merupakan 119 persen dari kapasitas yang disediakan sebanyak 73.656 tiket.

Di sisi lain, hingga kini tidak terdapat gangguan dalam pelayanan dan perjalanan kereta api. Para penumpang dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dalam menggunakan layanan kereta api.

Daop 7 Madiun juga terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk para penumpang. Bahkan, mereka juga memberikan layanan fasilitas “Lost and Found” yang tersedia di Stasiun Blitar dan Madiun.

“Kami akan mengidentifikasi dan mengembalikan berbagai barang berharga kepada pemiliknya. Barang-barang tersebut termasuk perangkat elektronik, perhiasan, serta dokumen penting,” kata Kuswardojo. (*/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.