Minat Kerja di Jepang Meningkat, BP2MI Minta Tambah Kuota

Rudy Hartono - 18 June 2024
Pelepasan Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan dan Jepang dilakukan oleh BP2MI di Kelapa Gading, Jakarta Utara.(foto:rri)

SR, Jakarta – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdani meminta kuota penerimaan PMI di Jepang dapat ditambah. Diketahui, Jepang membuka kuota hingga 350 PMI per tahun.

“Kita minta agar kuotanya ditambah. Dan sektor jabatannya tidak hanya careworker dan caregiver/perawat (pekerja kargo),” kata Benny lewat keterangannya, Selasa (18/6/2024).

Sektor jabatan di Jepang untuk PMI rencananya juga akan ditambah, karena selama ini hanya membuka dua sektor. Benny menjelaskan, hal ini tengah dibahas oleh pemerintahan Jepang.

Pendaftar PMI ke Jepang setiap tahunnya juga bertambah, begitu juga dengan Korea. Hampir 100 persen peningkatannya, bahkan Korea sempat flat di angka 7 ribu orang.

Namun pada 2022, meningkat jadi 14 ribu, dan pada 2023 menjadi 15 ribu orang. Dan Benny berharap agar di tahun 2024 PMI yang berminat bekerja di Jepang akan terus bertambah.

“Jepang kita minta perluasan sektor dan kuota. Tempat latihan juga diperluas agar bisa sampai ke Sulawesi, Kalimantan, dan sebagainya,” ucap Benny. (*/rri/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.