Mendikdasmen Pastikan Dana BOS Tak Masuk Efisiensi Anggaran

Rudy Hartono - 11 February 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti . (sumber:antara)

SR, Sidoarjo – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memastikan beberapa pos anggaran penting tidak termasuk dalam efisiensi anggaran. Termasuk renovasi 10 ribu sekolah.

Mu’ti mengatakan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP), serta anggaran renovasi 10 ribu lebih fasilitas pendidikan di Indonesia tidak termasuk efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

Dia menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17,1 triliun untuk merenovasi 10.400 satuan pendidikan di Indonesia. Dana tersebut akan segera dicairkan setelah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.

“Kami pada 2025 ini akan merenovasi 10 ribu 4 ratus satuan pendidikan di Indonesia dengan alokasi anggaran Rp 17,1 triliun, tidak termasuk yang diefisiensikan. Jadi, program BOS, PIP, termasuk renovasi ini tidak termasuk efisiensi,” kata Mu’ti, dalam keterangannya, saat berkunjung ke Sidoarjo, Sabtu (8/2/2025) kemarin.

Abdul Mu’ti menjelaskan anggaran tersebut akan dikelola langsung masing-masing sekolah secara swadaya. Ini agar turut menggerakkan perekonomian di sekitar lingkungan sekolah.

Terkait mekanisme efisiensi atau pemotongan anggaran, pihaknya masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari pemerintah pusat. “Kami belum bisa menyampaikan bagaimana mekanismenya secara detail nantinya,” ucap Abdul Mu’ti mengakhiri. (*/rri/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.