Mahasiswa Gresik Ajak Bersihkan Sampah Plastik di Sungai Surabaya

Yovie Wicaksono - 5 September 2025
Para relawan Komunitas River Warrior memilah sampah plastik yang tersangkut di akar pohon mangrove, Kamis (4/9/2025). (foto: giy/superradio.id)

SR, Gresik – Komunitas River Warrior, di Desa/Kecamatan Wringinanom, Gresik  mengajak mahasiswa dan relawan komunitas Surabaya membersihkan sampah plastik yang ada pada akar-akar mangrove di Sungai Kali wonokromo dan Kali Wonorejo, Surabaya.

Ketua Komunitas River Warrior, Aeshnina Azzahra Aqilani, mengatakan, mangrove Wonorejo Surabaya sangat penting bagi Kota Surabaya, karena melindungi kota dari tsunami dan memfilter air tidak tercemar dari dua sungai yaitu Sungai Wonokromo dan kali Wonorejo dan tidak mencemari pantai timur Surabaya.

“Hutan mangrove di pantai timur Surabaya terancam kelestariannya, karena membludaknya sampah plastik dimuara Sungai Wonokromo dan kali Wonorejo. Sampah plastik dari sungai menjerat dan mencekik akar-akar mangrove, akhirnya menyebabkan kematian beberapa pohon mangrove di Wonorejo,” kata Alaika Rahmatullah, yang juga Mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Airlangga Surabaya, Kamis (4/9/2025).

Lebih lanjut Alaika menambahkan, dibutuhkan upaya untuk membersihkan sampah plastik.dalam.kawasan mangrove Wonorejo. Sebab, banyaknya sampah plastik seperti tas kresek, sachet, bungkus minyak, botol plastik, sandal karet, peralatan nelayan terbawa arus saat pasang surut. Sehingga sampah tersebut tersangkut di akar-akar mangrove.

“Air sungai dan air laut membawa sampah plastik setiap hari, akhirnya menyangkut di akar mangrove. Menyebabkan mangrove terganggu pernafasannya dan akhirnya mati,” katanya.

Aeshnina, menegaskan, kegiatan bersih-bersih sungai juga dilakukan bersama komunitas ronda sungai dan ecoton.  “Kita sama –sama mengajak mahasiswa Surabaya untuk membebaskan akar mangrove dari sampah plastik melalui program Mager (make mangrove green again) Wonorejo,” katanya.

Dari pembersihan sampah plastik tersebut, relawan Mager mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Unesa dan Mahasiwa managemen sumber daya air Unibraw Malang melakukan brand audit mangrove wonorejo pada 3 September 2025. Hasilnya yaitu jumlah produsen yang ditemukan: 22 produsen. ⁠Jumlah pieces sampah plastik yang bermerek sebanyak 97 pieces

“5 brand terbanyak yang ditemukan yaitu Wings sebanyak 37 persen, ⁠Unilever sebanyak 18,5 persen, ⁠Indofood sebanyak  10,3 persen,  ⁠Kapal Api sebanyak 6,1 persen dan ⁠Siantar Top sebanyak  4,1 persen,” pungkasnya. (giy/red)

 

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.