Lomba Karapan Sapi Brujul

Yovie Wicaksono - 21 October 2019
Ilustrasi. Foto : (Pemkot Probolinggo)

SR, Probolinggo – Sebanyak 50 pasang sapi mengikuti lomba Karapan Sapi Brujul dalam rangka hari jadi Jawa Timur ke-74 di Lapangan Jrebeng Kidul, Wonoasih, Kota Probolinggo, Minggu (20/10/2019).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, Karapan Sapi Brujul merupakan aset berharga yang memiliki ciri khas tersendiri dan tidak dimiliki daerah lain.

“Ini aset. Bila tidak mau berkompetisi, kita sinergikan, jalin kerja sama dengan destinasi wisata lain. Membuka jalan bagaimana agar wisatawan mau berkunjung ke Kota Probolinggo. Apalagi Kota Probolinggo punya pelabuhan yang potensial, jalan tol, bahkan Kota Probolinggo sebagai satu-satunya pintu masuk dari berbagai daerah wisata penyangga Jawa Timur, Bromo Tengger Semeru,” kata Emil.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Hadi Zaenal Abidin dalam sambutannya mengatakan, awalnya Karapan Sapi Brujul ini digelar masyarakat Kota Probolinggo menjelang musim padi tiba. Saat sawah-sawah dibanjiri air hingga penuh, lalu dibajak menggunakan tenaga sapi. Untuk mengisi kejenuhan, para petani berlomba mengerap sapi di sawah yang berlumpur.

“Lama kelamaan, kebiasaan itu menjadi hobi para petani. Hingga kemudian dikenal masyarakat luas, bahkan banyak masyarakat yang sengaja memelihara sapi khusus untuk ikut karapan brujul,” ujar pria yang akrab disapa Habib Hadi ini.

Habib Hadi juga mengingatkan masyarakat, dengan ditetapkannya sapi brujul sebagai warisan budaya tak benda, diharapkan masyarakat ikut melestarikan tradisi budaya ini dengan baik.

“Jangan sampai dijadikan kegiatan di luar dari tujuan pelestarian budaya dan pariwisata. Jaga tradisi ini karena sudah menjadi bagian yang dimiliki warga Kota Probolinggo,” ujarnya.

Habib Hadi berharap karapan sapi brujul menjadi daya tarik wisata budaya yang gaungnya menjadi agenda wisata regional, nasional, bahkan hingga internasional.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Semoga ke depan Kota Probolinggo dapat menjadi tuan rumah di berbagai event lainnya. Dirgahayu Provinsi Jawa Timur ke-74. Jawa Timur Maju Sejahtera! Kota Probolinggo Lebih Baik,” tutup Wali Kota Probolinggo. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.