Launching Grand Whiz Hotel Praxis Hadirkan Kasur Eksklusif Satu-satunya di Indonesia

Rudy Hartono - 6 June 2025
(dari kiri) Presdir PT Intiwhiz International Moedjianto S,  Direktur PT Intiland Developent Tbk Simon Joseph Wirawan, Danramil Genteng Mayor Inf. Komang Dharma Laksamana, GM Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya Ari Perdana dan Wakil Komut PT Intiland Development Tbk Sinarto saat pengguntingan pita menandai pembukaan Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, Kamis (5/6/2025). (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya –  Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya resmi dibuka pada Kamis (5/6/2025). Anak perusahaan dari pengembang properti nasional PT Intiland Development Tbk tersebut menjadi hotel ke-24 se-Indonesia dan hotel ke-2 garapan PT. Intiwhiz Internasional yang ada di Surabaya.

Pembukaan hotel bintang 4 tersebut berlangsung meriah. Di awali prosesi pembukaan tirai logo dan pengguntingan pita oleh jajaran pengurus dan tamu undangan. Di antaranya Wakil Komisaris Utama PT Intiland Development Tbk, Sinarto Dharmawan, Presiden Direktur PT Intiwhiz International, Moedjianto S. Tjahjono, Direktur PT Intiland Developent Tbk, Simon Joseph Wirawan, General Manager Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, Ari Perdana, serta dihadiri oleh pejabat wilayah setempat Komandan Komando Rayon Militer 0830/15 Genteng, Mayor Inf. Komang Dharma Laksamana.

Fasilitas yang dihadirkan pun beragam. Presiden Direktur PT Intiwhiz International, Moedjianto S. Tjahjono mengatakan, salah satu keunggulan mereka ada pada kasur kamar.

(dari kiri) GM Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya Ari Perdana, Wakil Komut PT Intiland Development Tbk Sinarto Dharmawan, Presdir PT Intiwhiz International Moedjianto S. Tjahjono, dan Corporate Marcomm Manager Ari Eka Putri, dalam konferensi pers pembukaan Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, Kamis (5/6/2025).(foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

Ia menyebut, banyak testimoni tamu yang mengakui kenyamanan kasur mereka. Bahkan ada beberapa yang merasa lebih produktif setelah istirahat di hotel-hotel milik PT Intiwhiz International itu. “Kami punya kasur yang sudah kami paten kan (ke Kementerian Hukum RI), (kasur) kami desain khusus, jadi tamu merasa lebih produktif, bangun merasa segar,” ujarnya dalam konferensi pers.

Selain kasur, hotel dengan 267 kamar tersebut juga punya segudang fasilitas menarik. Cocok untuk pengunjung yang merencanakan trip singkat maupun dalam perjalanan bisnis.

Terdapat restoran, ruang meeting, lounge, gym, kolam renang, spa siap memanjakan para tamu. Terlebih lokasinya sangat strategis. Terletak di pusat kota Jalan Panglima Sudirman nomor 101-103 Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya.

“Ini hotel yang ke 24 di seluruh indonesia, dan Surabayya jadi tujuan kami karena Surabaya jadi kota bisnis dan pariwisata yang sangat maju,” ujarnya saat memberi sambutan sesaat sebelum prosesi potong pita.

Selaras dengan hal tersebut, Direktur PT Intiland Developent Tbk, Simon Joseph Wirawan menerangkan, dibangunnya hotel tersebut guna mengembangkan kawasan terpadu yang produktif. “Ini diharapkan menjadi penggerak utama dalam meningkatkan vitalitas area sekitar,” ucapnya.

Terlebih, Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya berdiri di area mixed-use Praxis, sebuah destinasi gaya hidup modern yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas seperti salon kecantikan, mini market, outet essential oil ternama, apartemen, ruang perkantoran, hingga layanan pembuatan SIM nasional.

Kombinasi ini menjadikan hotel sebagai pilihan akomodasi yang praktis dan ideal, baik untuk pelancong bisnis maupun wisatawan. “Dengan banyaknya corporate yang ada tentu perlu fasilitas akomodasi yang nyaman,” sambungnya.

Sementara itu, General Manager Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, Ari Perdana turut mengungkapkan optimismenya. Ia menyebut, salah satu keunikan mereka terdapat di jenis makanan. Dimana mereka akan fokus pada masakan nusantara tradisional yang kaya akan cita rasa dan nostalgia.

“Dari sisi produk kami akan menjual makanan khas tradisional, tiap hari menunya akan berubah. Untuk sarapan kami tonjolkan menu tradisional karena Indonesia ini kaya akan kuliner, tapi menu eropa juga tidak ditinggalkan,” sebutnya. (hk/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.