Kusnadi Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Bencana saat Libur Nataru

Yovie Wicaksono - 18 December 2021
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi mengajak masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan, seiring maraknya bencana alam yang terjadi, mulai dari gunung meletus, gempa bumi, angin puting beliung, banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah daerah akhir-akhir ini.

Terlebih jelang liburan akhir tahun, di mana banyak masyarakat biasanya bepergian atau berlibur ke sejumlah lokasi wisata.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar sebisanya tetap di rumah saja selama masa liburan akhir tahun. Selain kondisi alam kurang bersahabat, pandemi Covid-19 juga belum tuntas,” kata Kusnadi, Jumat (17/12/2021).

Ia juga mendorong seluruh kepala daerah di Jatim mengevaluasi dan mengantisipasi adanya potensi bencana yang bisa timbul di wilayahnya agar timbulnya korban bisa diminimalisir.

“Terutama di lokasi-lokasi wisata alam, jika memang berpotensi 50 persen saja bisa muncul bencana, saya mohon kepala daerah bisa menginstruksikan supaya ditutup sementara,” ujarnya.

“Koordinasi dengan BMKG dan BPBD juga harus intens dilakukan. Bila ada wilayah wisata alam ternyata ditengarai berpotensi adanya bencana, maka kepala daerah jangan ragu lagi untuk menutup meski kawasan tersebut primadona wisata. Kita harus selalu antisipatif agar masyarakat terlindungi,” lanjut legislator yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Kusnadi mengakui potensi bencana alam di Jatim khususnya dan Indonesia pada umumnya memang sering terjadi pada akhir dan awal tahun yang bersamaan dengan musim penghujan.

“Saya tidak tahu pastinya, apakah ini memang siklus tahunan atau ada sesuatu perubahan di dalam perut bumi atau alam ini menjadi tidak stabil,” ucapnya.

Disinggung soal anggaran tanggap bencana, Kusnadi menjelaskan pada anggaran APBD Jatim tahun 2022 sudah dialokasikan cukup besar, yakni kisaran Rp 700 miliar. Bahkan jika belum mencukupi bisa saja ditambah sesuai dengan kebutuhan.

“Untuk anggaran dana tanggap bencana, Pemprov Jatim sudah menyiapkan dengan baik. Tapi kita semua tentu tidak berharap bencana itu terjadi, sehingga upaya antisipasi dini perlu dilakukan semua pihak,” jelasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.