Kusnadi Apresiasi Kinerja Pemprov Jatim Berhasil Kendalikan Covid-19

Yovie Wicaksono - 13 October 2020
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Provinsi Jawa Timur telah memasuki usia yang ke 75 tahun, pada Senin (12/10/2020). Namun masih banyak persoalan yang harus dihadapi provinsi yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa, karena hampir sepanjang 2020 ini mengalami kondisi force major pandemi Covid-19 sehingga program Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur tak bisa berjalan maksimal. 

Kendati demikian, Ketua DPRD Jatim Kusnadi sangat mengapresiasi kinerja Pempov Jatim lantaran berhasil menangani pandemi Covid-19. Bahkan Jatim yang sempat memimpin kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia sekarang bisa membebaskan 38 kabupaten/kota di Jatim dari zona merah dan tingkat penularannya sudah dibawah angka 1 persen.  

“Kami terima kabar baik jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim sudah menurun, sehingga Jatim tak lagi menyandang zona merah. Bahkan dijadikan percontohan nasional oleh Presiden Joko Widodo bagi provinsi-provinsi lain dalam menangani Covid-19,” kata politisi asal PDI Perjuangan, Senin (12/10/2020). 

Kabar baik lainnya, lanjut Kusnadi, Provinsi Jatim bukan hanya mampu mengendalikan sebaran dan penularan Covid-19, tetapi juga mampu memacu pertumbuhan ekonomi. 

“Laporan dari BI perwakilan di Jatim yang kami terima menyatakan pertumbuhan ekonomi Jatim semakin maju, tak lagi minus diatas 5 persen tapi sudah dibawah 5 persen. Kalau ini bisa dipertahankan, maka bukan tidak mungkin di akhir tahun nanti pertumbuhan ekonomi Jatim tidak lagi minus, syukur-syukur nanti bisa plus walaupun hanya 1,” ujarnya.

Guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang positif, DPRD Jatim mendorong supaya APBD Jatim dijadikan stimulus bagi pembukaan lapangan kerja khususnya bagi para pelaku UMKM, serta program-program padat karya.

“Kami yakin dengan program-program seperti itu maka akan banyak lapangan kerja yang tercipta sehingga orang-orang yang kehilangan pekerjaan saat pandemi bisa kembali bekerja dan mampu meningkatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.