Krisis Diabetes pada Anak, Begini Tanggapan Sri Untari
SR, Surabaya – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan tren kasus diabetes anak meningkat semenjak tahun 2010. Tentu hal ini menjadi fenomena yang mengkhawatirkan orang tua.
Menyikapi hal itu, anggota Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari mengatakan, ada beberapa kiat dalam mengendalikan diabetes pada anak. Salah satunya dengan menjaga dan memperbaiki polah makan anak.
“Pertama kita mesti berfikir bagaimana memperbaiki, pola makan anak dan juga melihat adakah penyakit bawaandari orang tua. Kalau diabetes ituk an ada bawaan dari orang tua, sehingga kita cek dulu orang tua,” ujar Sri Untari, Jumat (17/2/2023).
Ditambahkan, menjaga pola makan anak dapat dilakukan dengan tidak terlalu banyak karbohidrat dan cenderung manis.
“Kemudian juga mempersiapkan sarapan, makan siang, makan malam dan camilan yang tidak terlalu manis,” jelas Sri Untari.
Ia mengatakan, sering kali sebagai orang tua lebih mengedepankan porsi makan anak daripada kandungan gizi makanan yang masuk ke dalam tubuh anak.
Banyak yang menyukai anak ‘berisi’ karena dianggap subur dan menggemaskan padahal dibalik itu semua ada berbagai macam penyakit yang bisa mengendap di tubuh anak seperti obesitas, diabetes, dan lainnya.
Kemudian, sebagian masyarakat masih beranggapan bahwa diabetes hanya menjangkiti orang dewasa, padahal diabetes dapat menjangkiti anak-anak.
“Diabetes termasuk salah satu penyakit degeneratif yang menyebabkan kematian dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Anak yang mengidap diabetes sering kali terlihat tidak bersemangat dalam beraktivitas sehari-hari,” katanya.
Sri Untari mengingatkan pentingnya skrinning kesehatan bagi anak secara berkala melalui posyandu maupun Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) .
“Nanti kader- kader Posyandu bisa di kasih pembekalan untuk screening, karena ini sesuatu hal yg baru ya saya kira perlu untuk dibuka pemahaman dan pemikiranya. Bisa juga melalui UKS di sekolah-sekolah,” katanya.
Sekadar informasi, pada 2023 kasus diabetes pada anak meningkat hingga 70 kali lipat sejak 2010 lalu.
Berdasarkan data IDAI, ada sekira 1.645 anak di Indonesia mengalami diabetes. Data yang tercatat ini berasal dari 15 kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Surabaya, Palembang, hingga Medan. Dari jumlah tersebut, laporan paling banyak berasal dari Jakarta dan Surabaya. (anh/red)
Tags: diabetes, Diabetes anak, Dprd jatim, IDAI, masalah kesehatan, sri untari
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





