KPU Kediri Akan Mulai Tahapan Pilbup 2020 September Mendatang

Yovie Wicaksono - 29 June 2019
Acara Publikasi Informasi Kepemiluan, di Kediri, Jumat (28/6/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, akan mulai melaksanakan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Kediri tahun 2020 pada September 2019 mendatang.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Nanang Qosim mengatakan, tahapan pertama pemilihan bupati Kediri diawali dengan agenda verifikasi daftar pemilih.

“Kita masih menunggu PKPU disahkan ya, tapi Insya Allah kalau tidak ada halangan, September 2019 kita sudah mulai tahapan. Tahapan pertama kita adalah data pemilih akan kita verifikasi ulang,” ujarnya pada Jumat (28/6/2019).

Disinggung mengenai antisipasi maraknya berita hoax jelang Pilbup Kediri,  KPU Kabupaten Kediri menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan Bawaslu dalam mengatasi permasalahan tersebut.

Menurutnya, potensi terjadinya hoax pada saat momen Pilbup sangat besar terjadi. Meski demikian ia menginginkan hal itu tidak sampai  terjadi, seperti halnya pada momen Pemilihan Presiden beberapa waktu lalu.

Sebagai lembaga penyelenggara Pemilu, KPU Kabupaten Kediri bisa menjadi penyeimbang selaku  narasumber dalam penyampaian informasi kepada khalayak untuk memerangi berita hoax tersebut.

“Berharap bahwa sebagai penyelenggara, kami bisa menjadi salah satu penyeimbang informasi terkait dengan hoax-hoax itu. Kami siap untuk menerima masukan, kami siap menerima informasi kalau ada berita-berita yang kurang berkenan,” ujarnya.

“Sejauh itu sudah masuk dalam tahapan Pemilu dalam ranah penyelenggaraan, maka kami bekerjasama dengan Bawaslu bisa menjadi bagian itu. Tapi kalau di luar itu, maka akan menjadi wewenang yang lain untuk bisa masuk kesitu. Potensi hoax cukup besar,” imbuhnya.

Ia melihat, hoax terkait jelang Pilbup belum terjadi saat ini, termasuk berita yang bersifat  menjelek-jelekan orang lain dan pemanfaatan simbol-simbol keagamaan tertentu. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.