KPU Jatim Mulai Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2024

Yovie Wicaksono - 4 March 2024

SR, Surabaya – Miliki daerah administratif terbanyak se-Indonesia, Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur, Aang Kunaifi membuka Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tahun 2024 Tingkat Provinsi lebih awal. Yakni dimulai pada Minggu, 3 Maret 2024 dan dijadwalkan akan selesai Jumat, 8 Maret 2024.

“Jawa Timur memiliki 38 kabupaten/kota, sehingga kami mencoba untuk menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tahun 2024 Tingkat Provinsi lebih awal,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/3/2024).

Lebih lanjut, Aang menjelaskan bila sampai dengan saat ini sudah ada 23 KPU Kabupaten/Kota yang menyerahkan hasil ke KPU Provinsi. “Sedangkan kabupaten/kota sisanya saat ini masih sedang melangsungkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi tingkat kabupaten/kota,” ujar Ketua KPU Jatim.

Senada Sekretaris KPU Jatim, Nanik Karsini saat menyampaikan tahapan rekapitulasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan nasional.  Ia pun berharap kegiatan rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat provinsi ini dapat berjalan lancar, kondusif dan menghasilkan data yang akurat.

Peserta terdiri dari perwakilan saksi dari Tim Pasangan Calon Tingkat Provinsi, Partai Politik (Parpol), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tingkat Provinsi Jawa Timur, serta 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Sementara tamu undangan yakni, PJ Gubernur, Kepala Bakesbangpol, Bawaslu, Pangdam V Brawijaya, Polda, Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Timur. Dari KPU Jatim sendiri nampak hadir seluruh Anggota, Aang Kunaifi, Choirul Umam, Eka Wisnu Wardhana, Habib M. Rohan, Insan Qoriawan, Miftahur Rozaq, serta Nur Salam. Dengan didampingi Sekretaris, Nanik Karsini, seluruh pejabat struktural, seluruh pejabat fungsional, beserta staf yang membidangi. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.