KPU Jatim Akan Rekrutmen 1.930 PPK

Yovie Wicaksono - 10 January 2020
Ilustrasi Pemilihan Umum. Foto : (Merdeka.com)

SR, Surabaya – Sebagai tahap awal penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim akan merekrut Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dimulai 15 Januari 2020 hingga 14 Februari mendatang.

“Sekarang memasuki tahapan pembentukan PPK. Jadi ada 5 orang nantinya yang direkrut di masing-masing kecamatan dari 386 kecamatan yang ada di 19 kabupaten/kota. 1.930 orang PPK itu akan bekerja selama 9 bulan,” kata anggota KPU Jatim, Rohani di Gedung DPRD Jatim, Jumat (10/1/2020).

Rohani menjelaskan, rekrutmen anggota PPK itu mengacu Pasal 24 peraturan KPU nomor 3 tahun 2015 dan Peraturan KPU nomor 14 tahun 2011. Panitia rekrutmen PPK akan dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota. 

“Setelah dibuka pendaftaran, selanjutnya dilakukan seleksi administrasi, kemudian¬† seleksi tertulis dan tes wawancara,” ungkapnya.

Di sela-sela kegiatan tersebut, juga dibuka ruang tanggapan dari masyarakat untuk bisa memberikan masukan terhadap para calon anggota PPK sebelum mereka dilantik. 

“Kegiatan pelantikan secara serentak nanti diagendakan pada 29 Februari 2020. Masa kerja PPK selama 9 bulan terhitung mulai 1 Maret 2020 sampai dengan 30 November 2020,” jelasnya.

Diantara syarat yang harus dipenuhi calon anggota PPK, lanjut Rohani adalah warga negara Indonesia, kemudian memiliki integritas kepada negara Indonesia dan Pancasila, berusia minimal 17 tahun dan pendidikan SLTA atau sederajat dan persyaratan lain adalah sehat secara jasmani rohani, bebas dari penyalahgunaan narkotika serta tidak menjabat selama dua periode berturut-turut dalam waktu yang sama kemudian tidak terikat perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu.

“Kami berharap panitia rekrutmen PPK tetap mengupayakan keterwakilan 30 persen perempuan dan penyandang disabilitas. Sebab penyandang disabilitas itu bukan halangan untuk menjadi penyelenggara asal memenuhi persyaratan,” jelas Rohani.

Setelah rekrutmen PPK, tambah Rohani, tahapan yang dilaksanakan KPU selanjutnya yakni rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan atau desa, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.