Koordinasi Kelembagaan, KPID Jatim Terima Kunjungan Super Radio

Rudy Hartono - 18 September 2026
Ketua KPID Jatim, Royin Fauziana (tengah), didampingi Koordinator Bidang Kelembagaan, Rosnindar Prio Eko Rahardjo (kanan) menerima kunjungan pimpinan redaksi Super Radio, Kamis (17/9/2026)

SR, Surabaya – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur menerima kunjungan jajaran redaksi Super Radio Surabaya, Kamis (17/9/2026). Pertemuan ini difokuskan pada tiga agenda utama: silaturahmi, penguatan koordinasi kelembagaan, serta diskusi terkait kesesuaian program siaran dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Ketua KPID Jatim, Royin Fauziana, didampingi Koordinator Bidang Kelembagaan, Rosnindar Prio Eko Rahardjo, menyambut langsung kedatangan rombongan Super Radio yang dipimpin oleh Pemimpin Redaksi, Yovinus Guntur Wicaksono, bersama Anita Khotimah dan M. Rudy Hartono.

Royin menyambut baik langkah proaktif dari lembaga penyiaran tersebut untuk menguatkan komitmen terhadap siaran sehat di Jawa Timur.

“KPID mengapresiasi inisiatif Super Radio. Silaturahmi dan diskusi seperti ini sangat penting agar lembaga penyiaran terus berkomitmen mengedepankan kualitas konten siaran yang sehat dan patuh pada P3SPS,” ujarnya.

Terkait fungsi kelembagaan, Rosnindar Prio Eko Rahardjo menambahkan bahwa sinergi antara regulator dan pelaku penyiaran harus terus dibangun.

“Koordinasi kelembagaan secara langsung ini adalah langkah mitigasi yang sangat efektif. Dengan menyamakan persepsi, kita bisa menekan potensi pelanggaran isi siaran di Jawa Timur,” tegas Rossi sapaan akrabnya.

Pemimpin Redaksi Super Radio Yovinus Guntur (tengah) dialog dengan Pimpinan KPID Jatim, Kamis (17/9/2026)

Sementara Pemimpin Redaksi Super Radio Yovinus Guntur Wicaksono menyatakan kunjungan ini merupakan bentuk kepatuhan dan komitmen media terhadap regulasi penyiaran.

“Kami sowan ke KPID untuk berkoordinasi sekaligus meminta masukan dan arahan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh program siaran kami selalu berjalan di dalam koridor aturan yang berlaku,” kata Yovi.

Senada dengan hal tersebut, Anita Khotimah juga menyebutkan bahwa arahan dari regulator sangat dibutuhkan oleh tim produksi.

Menurutnya, diskusi ini memberikan banyak insight berharga bagi Super Radio untuk merancang program-program yang tidak hanya menghibur, tapi juga edukatif bagi masyarakat Surabaya khususnya, dan Jawa Timur pada umumnya. (anita/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.