Komisi E DPRD Jatim Dukung Wacana Sekolah Tatap Muka Awal Tahun

Yovie Wicaksono - 27 November 2020
Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Hari Putri Lestari. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jatim Hari Putri Lestari mendukung rencana sekolah tatap muka pada awal 2021 yang diwacanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Ia menyambut baik wacana tersebut karena menurutnya Pemerintah mempunyai alasan dan ini dirasa salah satu kebutuhan siswa, khususnya di tingkat SMA dan SMK yang sudah memiliki kesadaran lebih tinggi dan ketahanan fisik dibandingkan siswa tingkat TK, SD dan SMP.

 “Saya sepakat kalau belajar secara tatap muka diberlakukan dulu untuk siswa di tingkat SMA dan SMK, kalau sekolah TK , SD dan SMP jangan dulu karena tingkat kedisiplinan soal menjaga protokol kesehatan masih kurang,” kata Hari Putri Lestari,  Kamis (26/11/2020).

Politisi asal Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan, banyak ditemui bahwa pelajaran yang melalui daring (online)  juga banyak masalah, seperti terkait dengan kuota, jaringan, kemudian daya serap mata pelajaran tertentu yang dirasa harus dilakukan proses belajar secara tatap muka. 

“Contoh mata Pelajaran Fisika, Kimia maupun Matematika, jika diajarkan secara daring dibandingkan dengan secara tatap muka jelas berbeda. Belajar secara tatap muka lebih maksimal dan gampang dimengerti oleh siswa,” ujar politisi perempuan yang akrab disapa HPL ini. 

Maka itu, ia berharap pada Januari, awal 2021 mendatang, sekolah-sekolah terutama di tingkat SMA dan SMK yang menurut informasi dari Dinas Pendidikan Jawa Timur sebagian sudah siap, tetap harus ada persetujuan dari Dinas Pendidikan setempat, fasilitas sekolah, kelasnya layak dan yang paling penting kondisi fisik anak dan ada izin dari orang tua siswa.

“Proses belajar mengajar di kelas  sebaiknya tidak boleh lebih dari 3 jam. Kapasitas kelas tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas jumlah siswa di kelas serta dukungan orang tua paling penting,” ucap HPL. 

Oleh karena itu, lanjut HPL, jika sudah mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah,  maka tidak ada salahnya proses belajar mengajar secara tatap muka bisa dilakukan pada awal tahun 2021, khususnya untuk tingkat SMA dan SMK sebab menjadi kebutuhan pendidikan agar belajar bisa lebih maksimal  dan kualitas siswa lebih baik. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.