Kapolri Larang Empat Hal Ini saat Perayaan Nataru

Yovie Wicaksono - 24 December 2020

SR, Jakarta – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 kali ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Upaya perketatan protokol kesehatan Covid-19 gencar dilakukan oleh pemerintah bersama Polri dan TNI. 

Kapolri, Jenderal Idham Azis, menerbitkan Maklumat bernomor : Mak/4/XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, tanggal 23 Desember 2020.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menjelaskan, penerbitan Maklumat Kapolri tersebut bertujuan untuk memutus dan mencegah rantai penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir tahun.  

“Ya benar (Maklumat Kapolri). Tujuannya agar mencegah terjadinya penyebaran virus corona,” tutur Argo, Rabu (23/12/2020).

Dalam maklumat Kapolri tersebut, kepatuhan protokol kesehatan itu diperketat lantaran dengan mempertimbangkan penanganan penyebaran Covid-19 secara nasional yang belum sepenuhnya terkendali. Selain itu, pandemi masih berpotensi berkembang luas dalam masyarakat. 

“Melalui maklumat ini, Polri ingin memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021,” ujarnya.

Dalam maklumat tersebut dijelaskan empat poin larangan untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum berupa:

  1. Perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah.
  2. Pesta/perayaan malam pergantian tahun.
  3. Arak-arakan, pawai dan karnaval.
  4. Pesta penyalaan kembang api.

Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat di atas, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan, menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.