Jelang Tahapan Pilbup, Pejabat Pemkab Kediri Mulai Daftarkan Diri

Yovie Wicaksono - 6 September 2019
Mujahit bersama Eko Ediono mendaftar cabup dan cawabup di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Jumat (6/9/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Jelang tahapan Pemilihan Umum Bupati (Pilbup) 2020, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mulai bermunculan ikut mengambil formulir pendaftaran ke partai politik untuk mendapatkan rekomendasi.

Sejak Kamis (5/9/2019) hingga Jumat (6/9/2019) siang, kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri telah mencatat ada lima orang yang mengambil formulir pendaftaran dan dua diantaranya merupakan pejabat yang masih aktif di lingkungan  Pemkab Kediri.

Pejabat Pemkab Kediri yang sudah mengambil Formulir diantaranya adalah Wakil Bupati Kediri, Masykuri Ikhsan kemudian disusul Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanglinmas), Mujahid yang turut mengambil formulir di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.

“Kalau yang mengambil sudah 5, Masykuri, Habib, Syaifudin, Mujahid dan kelima adalah Eko Ediono sebagai cawabupnya,” ujar Wakil Ketua Bidang Bappilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Tri Efendi.

Tri Efendi mengatakan, peran Dewan Pimpinan Cabang dalam hal ini  hanya sebatas melaksanakan penjaringan bakal calon. Untuk kewenangan verifikasi dan rekomendasi lebih sepenuhnya diserahkan kepada DPP.

“Setelah validasi, verifikasi ada fit and proper test di DPD. DPC hanya sebatas menjaring terkait dengan formulir pendaftaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kesbanglinmas Kabupaten Kediri, Mujahid mengaku jika kedatangannya ke kantor DPC PDI Perjuangan untuk mengambil formulir pendaftaran. Ia datang tidak sendirian melainkan didampingi oleh rekannya Eko Ediono yang juga mendaftar untuk posisi wakil bupati.

“Saya kira dengan niatan untuk mencalonkan Bupati Kediri ini, secara normatif untuk mengabdi, yang mana filosofi hati dan pikiran saya bahwa semakin banyak kita itu ada nilai manfaatnya ditengah-tengah manusia, saya kira ini menjadi manusia yang terbaik,” ujar Mujahid.

Mujahid  mengutarakan alasannya memilih PDI Perjuangan sebagai partai pengusung, dikarenakan, sesuai dengan karakteristik masyarakat Kabupaten Kediri yang religius dan nasionalis.

“Saya lebih memilih Pak Eko Ediono, dimana beliau juga termasuk akademisi, telah banyak berkecimpung dalam pemerintahan sehingga terkait dengan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan kedepan, saya bersama Pak Eko Ediono akan makin melengkapi. Satu paket satu pasangan, saya bersama Pak Eko Ediono sekaligus hari ini mengambil formulir juga satu paket bupati dan wakil,” ujarnya.

Sekedar informasi, saat ini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menjadi salah satu Partai penyumbang anggota legislatif terbanyak di DPRD Kabupaten Kediri .

Dalam pemilihan anggota legislatif 2019  PDI Perjuangan telah menempatkan 15 orang perwakilannya duduk di parlemen. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.