Jelang Idulfitri, Nganjuk Siapkan Surat Edaran 

Yovie Wicaksono - 17 May 2020
Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Foto : (Super Radio/Nirwasita Gantari)

SR, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus melakukan upaya dalam rangka meminimalkan perkembangan virus corona (Covid-19). Salah satunya adalah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait hari raya Idulfitri 2020.

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, dalam waktu dua hari ke depan pihaknya akan mengeluarkan surat edaran tersebut.

“Senin atau Selasa, kami berencana keluarkan surat edaran tersebut,” ujarnya kepada Super Radio, Minggu (17/5/2020).

Meski belum dijelaskan secara detil isi surat edaran tersebut, namun diperkirakan terkait imbauan protokol kesehatan saat Idulfitri.

Di sisi lain, Pemkab Nganjuk juga terus menerapkan jaga jarak (physical distancing), terutama di kantor pemerintahan, pasar dan tempat yang mengandung potensi kerumunan.

Tempat wisata yang berada di bawah naungan Pemkab, seperti Air Terjun Sedudo, Air Merambat Roro Kuning dan Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman masih ditutup hingga saat ini.

Sekedar informasi, hingga hari ini, Minggu (17/5/2020), terdapat 20 orang yang positif Covid-19 di kota Angin ini. Kemudian 55 orang dalam pemantauan (ODP), 85 pasien dalam pengawasan (PDP), 687 orang tanpa gejala (OTG) dan 32.732 orang dalam risiko (ODR).

Sedangkan untuk yang meninggal dunia mencapai 15 orang. Rinciannya adalah 1 ODP dan 14 PDP.

Mereka yang positif Covid-19 menjalani perawatan di RSD Nganjuk. Sedangkan, sisanya ada yang melakukan isolasi dan karantina mandiri.

Selain itu, tim medis juga secara rutin melakukan pengecekan dan pemeriksaan kepada mereka. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.