Jayandaru Festival 2025 Resmi Dibuka, Sajikan Pekan Budaya selama Tujuh Hari

Rudy Hartono - 25 November 2025
Prosesi peresmian acara Jayandaru Festival 2025 oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi MPd di area Parkir Utara Museum Mpu Tantular, Senin (24/11/2025) malam. (foto: bima aditya/superradio.id)

SR, Sidoarjo — Jayandaru Festival (Jafest) 2025 resmi dibuka pada Senin malam (24/11/2025). Festival budaya tahunan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin (24/11/2025) hingga Sabtu (29/11/2025) di area Parkir Utara Museum Mpu Tantular, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Mengangkat tema “Merajut Warisan Budaya untuk Memajukan Kebudayaan”, Jafest 2025 yang diiniasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo ini  menjadi ruang pertemuan komunitas seni, pelaku budaya, serta masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Penampilan hiburan dari grup angklung saat pembukaan Jayandaru Festival 2025 di area Parkir Utara Museum Mpu Tantular, Senin (24/11/2025) malam. (foto: bima aditya/superradio.id)

Rangkaian pembukaan diawali dengan penampilan Tari Banjar Kemuning oleh Sanggar Juanda Budi Bahari sebagai tarian khas Sidoarjo. Usai pertunjukan pembuka, acara dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi MPd. Malam pembukaan turut dimeriahkan grup angklung Surabaya Sidoarjo dan ditutup oleh drama tari bertajuk Jayandaru, kembali dibawakan oleh Sanggar Juanda Budi Bahari.

Tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, area festival juga dipenuhi bazar UMKM, stan kuliner, dan pameran budaya seperti batik, kerajinan tangan, dan karya komunitas lokal. Suasana budaya terasa hidup sepanjang area festival. Beberapa kegiatan yang telah terjawal, I antaranya lomba mendongeng, talkshow pendidikan dan budaya, workshop membuat layang-layang, pagelaran musik patrol, fashion show batik, hingga pertunjukan seni tradisi.

Dalam sambutannya, Tirto Adi menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar agenda seni, tetapi upaya strategis menjaga identitas budaya daerah. “Jayandaru Festival 2025 ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya, membangun identitas bangsa, mengembangkan kreativitas dalam bidang seni, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta memperkuat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku seni,” jelasnya.

Tarian khas Sidoarjo yakni Tari Banjar Kemuning oleh Sanggar Juanda Budi Bahari saat pembukaan Jayandaru Festival 2025 di area Parkir Utara Museum Mpu Tantular, Senin (24/11/2025) malam. (foto: bima aditya/superradio.id)

Ia berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan, sebagaimana Wayang Gagrak Porongan yang sukses dua tahun berturut-turut. “Semoga festival ini menjadi pekan budaya yang semakin besar dan dicintai masyarakat,” harapnya.

Ketua DPRD Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, turut menyampaikan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan festival ini. Ia menceritakan bahwa ide Jafest berawal dari kedekatannya dengan komunitas seni di Sidoarjo dan keprihatinan bahwa kekayaan budaya lokal belum terangkat maksimal.

“Sidoarjo memiliki banyak potensi budaya, sayang jika tidak dilestarikan dan dipromosikan. Dari situlah kami mengalokasikan aspirasi untuk festival ini sebagai wadah seniman dan budayawan,” tuturnya. Abdillah juga memastikan dukungan berkelanjutan untuk gelaran tahun berikutnya.

Jayandaru Festival 2025 juga bikin bazar UMKM hadirkan produk anekakerajinan, batik, dan kuliner di area Parkir Utara Museum Mpu Tantular, Senin (24/11/2025) malam. (foto: bima aditya/superradio.id))

“Saya berkomitmen bahwa tahun depan akan ada Jayandaru Festival jilid dua. Sidoarjo membutuhkan branding budaya yang kuat, sesuatu yang bisa dieksplorasi dan dinikmati masyarakat, tidak hanya di sini, tetapi juga dari luar daerah,” ucapnya.

Dengan deretan program seni, edukasi, serta ruang bagi pelaku UMKM, Jayandaru Festival 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan budaya serta pengembangan ekonomi kreatif lokal. Festival masih akan berlangsung hingga 29 November mendatang dan terbuka untuk umum. (bmz/red)

 

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.