Jawa Timur Optimis Menuju Endemi Covid-19

Yovie Wicaksono - 17 March 2022
Ketua DPRD Jatim Kusnadi. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi menyebut, penurunan kasus Covid-19 terus menunjukan tren positif. Berdasarkan data Satgas Covid-19 per Selasa (15/3/2022) kasus aktif Covid-19 di Jatim tersisa 8.572 orang. Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 juga mengalami penurunan. Dimana saat ini, BOR ICU di rumah sakit rujukan hanya terisi 17 persen dari total 13.429 tempat tidur.

Melihat hal tersebut, serta adanya beberapa pelonggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Kusnadi menyatakan, bahwa Provinsi Jawa Timur siap menyambut transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19.

“Optimis Jawa Timur bisa menjadi endemi, tapi optimis ini bukan sekadar intuisi melainkan melalui kajian-kajian ilmiah yang dilakukan oleh para ahli. Bukan hanya Jawa Timur saja, Indonesia juga harus siap,” ucapnya, Rabu (16/3/2022).

Ia menegaskan, saat ini kondisi Jawa Timur telah berangsur-angsur membaik. Meskipun masih terdapat kasus aktif Covid-19, namun tingkat kesembuhannya juga lebih tinggi. Selain itu, cakupan vaksinasi Covid-19 nya juga telah mencapai 90 persen.

Sehingga, ketika hal tersebut terus digencarkan, maka angka positivity rate Jatim dapat mencapai 5 persen atau bahkan lebih rendah.

“Covid-19 varian Omicron ini gejalanya lebih ringan dan tidak sampai menyerang organ pernafasan dalam, maka tingkat kesembuhannya lebih tinggi dibanding Covid-19 Delta. Tapi bukan berarti virus itu tidak ada, tapi rate nya yang menjadi kecil,” ungkapnya.

Dengan begitu, kedepannya kehidupan dapat berjalan lebih baik. Apalagi jika masyarakat dapat menjaga protokol kesehatan dan tidak melakukan euforia yang berlebihan. 

“Mungkin nanti Covid-19 tetap ada tetapi dia sudah menjadi flu biasa, sama juga dengan flu kan ada vaksin anti influenza itu ada tapi kita juga tetap bisa kena flu. Begitu juga dengan omicron, Covid-19 juga sama saja. Kita sudah divaksin, ada imun alami tetap muncul di tubuh kita,” tuturnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.