GUSDURian Peduli Bangun Huntara Unik untuk Korban Gempa di Malang dan Lumajang

Yovie Wicaksono - 11 May 2021
GUSDURian Peduli Bangun Huntara Unik untuk Korban Gempa di Malang dan Lumajang. Foto : (GUSDURian)

SR, Lumajang – Gerakan kemanusiaan terus dilakukan oleh Tim Relawan GUSDURian Peduli. Kali ini, mereka membangun Hunian Sementara (Huntara) untuk penyintas gempa bumi di Lumajang dan Malang, Jawa Timur.

Berukuran 4×6 meter, Huntara ini terbuat dari rangka baja ringan, berdinding kalsiboard, beratap terpal dengan lantai plester. Selain itu juga dilengkapi dengan 2 ventilasi di bagian atas depan dan belakang, 2 buah lampu dan 1 stop kontak. Desainnya pun dibuat unik tidak seperti kebanyakan Huntara yang ada. Tapi lebih menyerupai Homestay atau Bungalow.

Ketua Umum GUSDURian Peduli, A’ak Abdullah Al-Kudus mengatakan, desain ini sengaja dipilih, selain karena lebih nyaman dan sejuk bagi penghuninya, juga bentuknya unik. Desain ini juga diharapkan bisa menjadi terapi untuk mengurangi trauma pada penghuninya.

“Dengan desain ini, kami berharap penghuninya tidak merasa sedang mengungsi, tapi seolah sedang piknik” kata Gus A’ak, Selasa (11/5/2021).

Untuk sementara, GUSDURian Peduli membangun 10 unit Huntara yang disebar di desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dan Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

“Insyaallah kami berupaya untuk bisa membangun lebih banyak lagi Huntara seperti ini di Lumajang dan Malang. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Gus A’ak.

 

Sementara itu, Sekretaris Desa Sidomulyo, Syaiful Rizal mengaku senang atas bantuan Huntara ini. Dari berbagai relawan yang turut andil dalam penanganan korban gempa di Lumajang, khususnya Desa Sidomulyo, GUSDURian Peduli menurutnya dapat memberikan warna yang berbeda.

“Huntara yang dibangun oleh GUSDURian Peduli sudah memenuhi beberapa unsur yang dibutuhkan oleh warga terdampak, seperti bahan bangunan yang kokoh, terdapat ventilasi, dan lantai plester, serta instalasi listrik,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.