Gandeng Seniman, Artotel TS Suites Gelar Pameran Flat and Volume
SR, Surabaya – Artotel TS Suites Surabaya terus membuka kesempatan bagi para seniman untuk melebarkan sayapnya. Kini, bertajuk “Flat and Volume” Artotel TS Suites Surabaya menggandeng dua seniman lintas genre untuk menggelar pameran seni di lantai UG hotel.
Marcom Management Artotel TS Suites Surabaya, Bella Austin mengatakan, kegiatan ini merupakan program yang dilakukan sebagai wadah bagi seniman muda tanah air.
Total, ada 17 karya hasil kolaborasi dari seniman Andreas Bayu Krisnianto yang punya keunikan seni bervolume dan Woreum dengan ciri khas lukisan cacingnya yang hadir hingga 21 Januari 2024.
“Jadi kita memang memberi wadah ke seniman. Total karyanya ada 17, Woreum 10 karya, Andreas 6 karya, dan yang satu itu kolaborasi,” ujarnya saat membuka pameran, Jumat (20/10/2023).
Tiket masuknya pun gratis. Pengunjung hanya perlu mendaftar di Instagram resmi Artotel maupun menghubungi di nomor 08113377752 untuk merasakan pengalaman berbeda dan menggambar bersama seniman.
“Karya yang dipamerkan disini juga dijual untuk para kolektor seni. Jadi selain memperkenalkan karya mereka ke masyarakat, kami juga membantu para seniman,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu pengisi pameran yakni Andreas Bayu Krisnianto menjelaskan, seni yang ia geluti adalah seni lukis dengan media kayu. Berbeda dengan ukiran, ia membuat karyanya seolah bergelombang dan membuat ilusi unik untuk mata.
“Maknanya ini tergolong aliran abstrak. Karakter seni saya itu gelombang, saya ingin menunjukan bahwa sesuatu yang keras seperti kayu ini bisa menjadi lembut seperti ukiran seni ini,” ucapnya.
Serupa dengan Andreas, karya yang dihasilkan Woreum juga lukisan. Hanya saja berbeda di media lukis dan objeknya.
“Flat and Volume adalah dua sisi yang berbeda. Dengan elemen-elemen yang mengecoh mata, para pengunjung akan menemukan bahwa seni dapat memperluas batasan persepsi kita tentang dunia,” jelasnya.
Seniman asal Bandung itu memilih objek kepala cacing sebagai ciri khas nya yang terinspirasi dari nama panggilannya dulu di masa anak-anak.
“Jadi karya saya itu terinspirasi dari nama panggilan saya waktu kecil. Dulu saya sering dipanggil cacing jadi saya bikin karya nya seperti kepala cacing yang nongol,” kata Woreum.
“Warnanya saya pakai warna kontras seperti yang saya alami waktu dulu mau merintis seni. Dulu ayah mendukung tapi ibu kurang mendukung jadi kontras sama seperti warna yang saya pakai,” pungkasnya. (hk/red)
Tags: Artotel TS Suites, Flat and Volume, Pameran lukis, seniman
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.







