Firman Wijaya Berharap Gagasan Megawati Turut Memperkokoh Konsep Kepemimpinan Nasional

Yovie Wicaksono - 10 June 2021
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Foto : (Istimewa)

SR, Jakarta – Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Hukum, Firman Wijaya berharap gagasan mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dapat memperkokoh konsep kepemimpinan nasional. Diakui bahwa di masa kepemimpinan Megawati saat menjadi Presiden, Indonesia dihadapi oleh beragam krisis multidimensi. 

“Dengan ini mengucapkan selamat atas pengukuhan guru besar yang mulia ibu profesor doktor honoris causa, ibu Megawati Soekarnoputri. Semoga orasi ilmiah ibu profesor doktor honoris causa, ibu Megawati Soekarnoputri tentang kepemimpinan strategis di masa krisis pandemi menyumbangkan pemikiran kritis, dialektis, akademis yang memperkokoh konsep kepemimpinan nasional,” ujar Asisten Staf Khusus Wakil Presiden bidang Hukum, Firman Wijaya, Kamis (10/6/2021)  

Sebelumnya, Universitas Pertahanan (Unhan) menganugerahi gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) kepada presiden RI ke-5, yang notabene adalah Ketum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Gelar kehormatan ini diberikan karena Megawati dinilai mampu menghadapi krisis multidimensional selama menjadi presiden di usia yang relatif singkat.

Sebelum pengukuhan gelar profesor kehormatan dilakukan oleh Ketua Senat Unhan, Megawati terlebih dahulu menyampaikan orasi ilmiah bertemakan Kepemimpinan Strategis pada Masa Kritis. Firman menyebut gagasan-gagasan yang disampaikan Megawati melalui orasinya diharapkan turut memperkokoh konsep kepemimpinan nasional.

“Di masa pemerintahan Megawati sendiri, memang Indonesia dihadapkan dengan beragam krisis multidimensi, mulai dari ekonomi hingga sosial politik. Kendati demikian, tercatat Megawati mampu mengatasinya, seperti dalam kasus penyelesaian konflik di Ambon, Poso, pemulihan peristiwa pasca Bom Bali,” kata Firman.

Selain itu, Megawati juga tercatat sebagai presiden perempuan pertama di Indonesia, juga pada masa pemerintahannya untuk kali pertama Indonesia melangsungkan Pileg dan Pilpres secara langsung. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.