Eri Cahyadi Minta Pendukungnya Tidak Menjelekkan Kandidat Lain

Yovie Wicaksono - 25 November 2020
Eri Cahyadi (kanan) - Armuji (kiri) dalam pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada yang digelar KPU di Surabaya, Kamis (24/9/2020). Foto : (Antara)

SR, Surabaya – Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta agar para pendukungnya tidak menjelekkan kandidat lain pada Pilkada Surabaya 2020.

“Tetap senyum, sapa, dan santun. Tidak boleh jumawa. Tidak boleh sombong, seperti pesan Ibu Tri Rismaharini,” kata Eri Cahyadi seusai bertemu dengan warga di kawasan Surabaya Barat, Selasa (24/11/2020).

Selain itu, Eri juga berpesan kepada para pendukung Eri-Armuji agar tidak melakukan intimidasi serta melakukan politik uang.

Saat ditanya tanggapannya terkait dengan hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang kembali mengunggulkannya, Eri Cahyadi menanggapinya dengan santai. Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya ini tersenyum dan mengucap syukur.

“Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah,” ucapnya.

Eri mengatakan, hasil survei tersebut adalah buah kerja keras dan ketulusan seluruh komponen pendukung.

“Terima kasih seluruh elemen pendukung, teman-teman partai, sukarelawan, dan seluruh warga. Kami jaga kekompakan, terus bergerak di tengah masyarakat. Semoga Allah SWT ridha dengan ikhtiar kita,” katanya.

Eri juga mengajak seluruh warga berdoa agar kelak ketika ia nantinya terpilih menjadi pemimpin, Eri-Armuji bisa menjadi pemimpin yang amanah dan bisa membahagiakan masyarakat Kota Pahlawan.

“Buat saya akan sia-sia ketika menjadi pemimpin tetapi tidak amanah. Kalau tidak amanah, itu akan membawa saya ke jalan menuju neraka dalam kehidupan kekal berikutnya. Naudzubillah min dzalik,” kata Eri.

Seperti diketahui, survei terbaru SMRC pada 11 – 18 November menyebutkan, Eri-Armuji meraih elektabilitas (tingkat keterpilihan) 48,5 persen, sedangkan kompetitornya Machfud Arifin-Mujiaman meraih 37,3 persen. Artinya, ada selisih dua digit di antara kedua kandidat, tepatnya sekitar 11,2 persen.

Sekedar informasi, Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2020 diikuti pasangan Eri Cahyadi dan Armuji. Paslon nomor urut 01 ini diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI. Pasangan ini juga mendapatkan tambahan kekuatan dari enam partai politik nonparlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Sementara itu, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman dengan nomor urut 02 diusung koalisi delapan partai, yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai NasDem serta didukung partai nonparlemen, Partai Perindo. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.