Empat Wilayah Zona Merah di Jatim Berubah Jadi Zona Kuning

Yovie Wicaksono - 8 June 2020
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan rapat di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (9/5/2020). Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kabar baik terkait perkembangan Covid-19 di Jatim. Dimana per Minggu (7/6/2020) terdapat empat kabupaten dan kota di Jatim yang telah berubah dari zona merah menjadi zona kuning atau berisiko rendah.

“Hari ini ada kabar baik dari BNPB, jika tadi siang saat di Tulungagung saya katakan ada dua yang masuk zona kuning pada pukul 14.00 WIB yakni Lumajang dan Kota Blitar, malam ini ada konfirmasi baru menjadi empat. Ada tambahan lagi dua yakni Ngawi dan Kota Madiun,” kata Khofifah saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Minggu (7/6/2020) malam.

Ia menjelaskan, zona kuning itu ialah Lumajang, Kota Blitar, Ngawi, dan Kota Madiun sudah masuk kategori risiko rendah. Artinya, kata Khofifah, dalam seminggu terakhir ini tidak ada temuan konfirmasi positif baru di empat daerah tersebut.

“Mudah-mudahan ini terus membaik. Jika tidak ada ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) maka bisa naik lagi menjadi zona hijau atau zona tidak terdampak,” harapnya.

Selain zona kuning di empat daerah tersebut, saat ini juga tercatat 18 daerah masuk zona oranye. Ke-18 daerah itu, yakni Nganjuk, Tulungagung, Pasuruan, Kota Batu, Jombang, Madiun, Kota Mojokerto, Sumenep, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Ponorogo, Banyuwangi, Kota Malang, Trenggalek, Bondowoso, Kota Kediri, Probolinggo, dan Pacitan.

Sedangkan zona merah masih tercatat di 16 daerah. Mulai dari yang tertinggi jumlah kasus positif ada di Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik. Kemudian yang masih masuk zona merah, yakni Kab Malang, Pamekasan, Bangkalan, Magetan, Mojokerto, Blitar, Situbondo, Lamongan, Jember, Sampang, Bojonegoro, Tuban, dan Kediri. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.