Dua PMI Terjangkit Virus Covid-19 Varian Baru Dirawat Intensif di RS Lapangan Indrapura

Yovie Wicaksono - 18 May 2021
Ilustrasi. Foto : (shutterstock)

SR, Jakarta – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan temuan dua kasus Covid-19 dengan varian baru virus Corona masuk Indonesia. Kedua kasus tersebut ditemukan di Jawa Timur dengan satu kasus merupakan mutasi varian virus Corona dari Afrika Selatan dan satu lagi London, Inggris.

“Kita memonitor setiap minggu adanya mutasi baru, minggu lalu kita ketemu dua lagi mutasi baru. Dua-duanya terjadi di Jawa Timur, satu membawa mutasi dari Afrika Selatan, satu mutasi dari London,” ujar Budi dalam Keterangan Pers daring Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Ia menambahkan, kedua orang dengan mutasi baru tersebut merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang datang dari Malaysia.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga telah membenarkan informasi tersebut, dimana masing-masing dari warga Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jember dengan varian B.1.17 UK strain, dan Kabupaten Sampang dengan varian B.1.351 strain Afrika Selatan ditangani secara intensif dan ketat.

“Mereka dirawat di Rumah Sakit Darurat Lapangan Indrapura. Mereka ditempatkan di kamar khusus, baik yang dari Sampang maupun dari Jember,” kata Khofifah.

Sementara untuk kasus yang di Mojokerto, dinyatakan sudah sembuh. Lantaran yang bersangkutan tidak mengalami gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Namun demikian, sudah dilakukan tracing terhadap kontak erat.

Kini kedua pasien dilakukan isolasi di Rumah Sakit Darurat Indrapura Surabaya. Khofifah juga berpesan agar pasien lain tidak perlu khawatir, lantaran keduanya di tempatkan di kamar yang berbeda.

“Mereka masing-masing ada di kamar sendiri, jadi seluruh pasien di Rumah Sakit Darurat Lapangan gak usa khawatir, karena proses penanganannya Insya Allah cukup ketat,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr. Kohar Hari Santoso menyebut, pencarian kontak erat terhadap kedua pasien telah dilakukan.

“Jadi kami sudah ikuti ke rumahnya, dan mereka sudah pada posisi sudah di karantina dan isolasi, jadi Insya Allah penyebarannya terkendali,” katanya singkat.

Kondisi kesehatan kedua pasien, kata Direktur RSUD Syaiful Anwar Malang ini, dalam keadaan baik, dan tercatat tanpa gejala. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.