Dishub Jatim Buka Pengaduan Perlintasan KA Tanpa Palang
SR, Surabaya — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan lalu lintas di perlintasan sebidang rel kereta api. Menanggapi berbagai masukan masyarakat mengenai pembangunan palang pintu yang dinilai masih terhambat di sejumlah titik, pihak Dishub menyatakan terbuka untuk menerima kritik serta evaluasi secara berkala.
Pernyataan tersebut mengemuka dalam kunjungan khusus di stan pameran Dishub Jatim pada ajang pameran akbar Jatim Fest 2026. Di lokasi kegiatan di Mall Grand City Surabaya, tim superradio.id berkesempatan menemui dan melakukan wawancara langsung dengan salah satu staf Dishub Jatim, Zein, yang bertugas di lokasi pameran.
Dalam keterangannya, Zein menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap berbagai kendala teknis maupun administratif yang kerap menghambat pembangunan infrastruktur keselamatan di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya sangat mengandalkan partisipasi aktif dari masyarakat pengguna jalan untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi perlintasan kereta api yang dinilai krusial.

“Kami dari Dishub Jatim secara terbuka menerima segala masukan dan siap melakukan evaluasi serta survei langsung ke lapangan terkait titik-titik perlintasan sebidang yang dianggap masih bermasalah atau meresahkan warga,” ujar Zein saat ditemui di stan Dishub Jatim, Rabu(30/9/2026)
Lebih lanjut, Zein mengimbau kepada seluruh masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur agar tidak ragu-ragu dalam menyampaikan informasi penting. Langkah responsif yang ditekankan oleh Dishub Jatim ini diharapkan mampu mempercepat pemetaan kawasan rawan kecelakaan lalu lintas.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, penyediaan fasilitas keselamatan transportasi umum di perlintasan kereta api di seluruh wilayah Jawa Timur dapat segera direalisasikan secara optimal. (js/red)
Tags: Dishub Jatim, jatim fest 2026, palang pintu, Perlintasan ka, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





