Diisukan Tersimpan Harta Karun di Situs Bale Bale, Ini Kata Disbudparpora Kediri
SR, Kediri – Beredar kabar bahwa di lokasi Situs Bale Bale yang ada di lereng Gunung Klotok tersimpan sebuah harta karun. Masyarakat pun banyak yang berkunjung baik sekadar untuk melihat Situs Candi Klotok atau dengan maksud lainnya.
Untuk itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Disbudparpora Kota Kediri, Endah Setiyowati mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai kabar tersebut agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok harta karun.
“Kita imbau untuk masyarakat lebih berhati-hati menanggapi isu tersebut. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus penipuan,” imbaunya.
Seperti yang terjadi di daerah lain, lanjutnya, biasanya oknum meminta sejumlah uang kepada korban dengan dalih untuk membeli minyak sebagai salah syarat menggelar ritual.
Endah mengaku, sejauh ini pihaknya masih belum mendapat pelaporan terkait adanya masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok harta karun.
“Kok saya selama ini belum mendengar,” katanya.
Seperti diketahui, lokasi Situs Bale Bale baru saja ditemukan di bawah Situs Candi Klotok 1 dan 2. Tempat ini diyakini pada zaman Kerajaan Kadiri difungsikan sebagai peristirahatan sebelum melakukan persembahyangan di atas candi.
“Lokasi Bale Bale berada diantara Candi Klotok 1 dan 2. Pada jaman dulu Bale Bale digunakan untuk tempat peristirahatan sebelum melakukan ritual,” ujar Endah Setiyowati.
Beberapa waktu lalu Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto telah melakukan ekskavasi selama 11 hari. Selama ekskavasi berlangsung, ditemukan gapura pintu candi yang dibangun pada era kejayaan Kerajaan Kadiri di area kawasan Gunung Klotok, di bawah tanah permukaan gunung.
“Di sana dulunya berupa tempat pemujaan atau berguru. Istilah religinya orang dulu. Ada keterkaitan dengan Candi Klotok yang di atas. Itu merupakan rangkaian dan ada saling keterkaitan antara gapura pintu candi 1, 2, 3, petirtan dan bale bale yang ditemukan kemarin,” pungkasnya. (rh/red)
Tags: Candi Klotok, Disbudparpora Kediri, Harta Karun, Kerajaan kadiri, peninggalan kerajaan, Situs Bale Bale
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.






