Camilan Tradisional yang Jadi Primadona saat Lebaran

Yovie Wicaksono - 15 May 2021
Ilustrasi camilan tradisional khas lebaran. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Hari Raya Idulfitri tak pernah lepas dari berbagai makanan yang tersaji untuk disantap bersama dengan keluarga maupun kerabat yang bersilaturahmi ke rumah. Mulai dari makanan berat seperti lontong sayur, opor, ketupat, hingga camilan khas lebaran.

Meski banyak pilihan camilan kekinian, camilan tradisional justru yang menjadi primadona. Berikut adalah beberapa camilan tradisional Jawa yang selalu menjadi buruan saat lebaran yang berhasil di himpun Super Radio dari beberapa sumber;

Rangginang

Foto : (iStockphoto/Heri Mardinal)

Rangginang adalah camilan renyah yang banyak dijumpai di Jawa yang terbuat dari nasi atau beras ketan. Rangginang sendiri diartikan sebagai simbol ‘persatuan’ karena makanan ini tersusun dari butiran beras ketan yang saling berhimpitan, satu sama lainnya saling bersatu.

Selain itu, rengginang juga simbol ‘kemakmuran’, karena bahan dasarnya terbuat dari nasi atau beras ketan yang menjadi makanan pokok bangsa Indonesia.

Emping mlinjo

Foto : (genpibanten.com)

Disebut emping karena buah melinjo yang dipipihkan dengan cara dipukul-pukul. Sebelum dipipihkan, buah emping direbus terlebih dahulu. Kemudian setelah pipih, baru dijemur sampai kering. Emping melinjo ini juga bisa dimakan sebagai pengganti kerupuk. Rasa gurih dan nikmat dari buah melinjo ini selalu dinantikan kehadirannya pada saat Idulfitri.

Madu Mongso

Camilan ini terbuat dari olahan ketan hitam yang difermentasi terlebih dahulu. Setelah itu, olahan tersebut diaduk secara terus-menerus di atas api dengan wajan penggorengan. Proses pengadukannya sendiri dilakukan selama berjam-jam sampai bentuknya berubah menjadi padat seperti dodol. Madu mongso ini memiliki rasa yang manis, sehingga cocok untuk disajikan saat Lebaran tiba.

Kembang Goyang

Foto : (Shutterstock/Aris Sety)

Camilan ini berbentuk bunga yang digoreng dengan cara menggoyang-goyang cetakannya di dalam minyak panas. Kembang goyang terbuat dari tepung terigu, tepung tapioka dan tepung beras serta gula pasir untuk memberikan rasa manis.

Keciput

Keciput adalah makanan sejenis onde-onde kecil yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Camilan ini memiliki dua jenis bentuk, yaitu bulat dan lonjong, dengan bentuk bulat memanjang dengan balutan biji wijen di seluruh bagian bulatannya. Yang membedakan dari onde-onde biasa yaitu bentuknya lebih kecil dan tidak ada pengisi sebagaimana onde-onde. Satu lagi yang membedakannya dengan onde-onde adalah saat digigit keciput ini tidak lembek seperti onde-onde. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.