Belum Tuntas, Antrean Truk ke Pelabuhan Ketapang Mengular 7 Km

Rudy Hartono - 4 April 2026
TNI sedang mengatur arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

SR, Banyuwangi— Antrean kendaraan logistik menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, masih mengular hingga sekitar 7 kilometer dari pintu masuk pelabuhan, Jumat (3/4/2026). Antrean truk dari arah Situbondo dilaporkan mencapai wilayah Parasputih.

Lonjakan kendaraan didominasi truk logistik yang kembali beroperasi setelah pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas berakhir. “Kami memahami ketidaknyamanan pengguna jasa. Saat ini penanganan terus diperkuat agar antrean segera terurai dan layanan kembali normal,” ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale.

ASDP Percepat Penguraian Antrean ASDP menyebut berbagai langkah dilakukan untuk mempercepat penguraian antrean di lintasan Jawa–Bali.

Salah satunya dengan memisahkan layanan berdasarkan jenis kendaraan. Dermaga 1 hingga 3 diperuntukkan bagi kendaraan penumpang, sedangkan kendaraan logistik diarahkan ke Dermaga 4 dan kapal landing craft machine (LCM) untuk mengurangi hambatan bongkar muat.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan optimalisasi juga dilakukan melalui percepatan waktu putar kapal. “Fokus kami mempercepat turn around time agar antrean cepat berkurang,” katanya.

Pengaturan Lalu Lintas Diperkuat Pengaturan lalu lintas di luar pelabuhan turut diperkuat dengan dukungan 365 personel TNI. Selain itu, sejumlah buffer zone seperti Pusri dan Bulusan dimanfaatkan untuk menahan kendaraan agar tidak langsung masuk ke area pelabuhan.

Data posko Ketapang mencatat, sejak H-10 hingga H+10, total pergerakan mencapai 761.391 penumpang dan 201.676 unit kendaraan. Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di jalur penyeberangan Jawa–Bali.  (*/ant)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.