Banjir Nganjuk, Pemda Usahakan Pompa Emergency

Yovie Wicaksono - 16 February 2021
Banjir menggenangi rumah warga Desa Sendang Bumen, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Minggu (14/2/2021) malam. Foto: (Istimewa)

SR, Nganjuk – Selain longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi pada Minggu (14/2/2021), juga menyebabkan banjir di beberapa titik di Kabupaten Nganjuk.

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, banjir terjadi di tiga kecamatan tengah kota Nganjuk, yakni Kecamatan Berbek, Kecamatan Loceret, dan Kecamatan Nganjuk. Bahkan ketinggian air di Kecamatan Berbek terpantau hingga 2,5 meter.

“Sekarang warga banyak yang ngungsi di Masjid, yang agak parah di kota itu Kelurahan Bogo sama Kauman, yang lainnya relatif aman sudah surut. Jam 8 kemarin Sungai Kuncir ini kan juga banyak kiriman dari atas, di lereng Gunung Wilis jadi airnya agak keruh,” ujarnya, Senin malam. (15/2/2021)

Terkait penanganan, pihaknya menginstruksikan mencari pompa emergency untuk banjir.

“Jangka pendek harus di pompa, kita memang berharapnya paling tidak ada empat pompa untuk mempercepat. Di Pemda tidak ada, akhirnya kita pinjam ke Provinsi,” imbuhnya.

Marhaen tak menampik, salah satu penyebab terjadinya banjir adalah drainase yang manajemen airnya kurang bagus. Kemudian diperparah dengan beberapa titik yang saluran airnya kecil dan tersumbat.

“Jadi harusnya air ini bisa dialirkan ke sungai, tapi karena sudut elavasinya Sungai Dungdet ke barat itu lebih tinggi, jadi airnya tidak bisa masuk. Alirannya ke timur. Ibaratnya itu kontradiksi, disampingnya banjir tapi di sungainya tidak seberapa,” ujarnya.

Sama dengan evakuasi longsor, Marhaen juga menargetkan pada Selasa (16/2/2021) air sudah surut. Pihaknya menegaskan telah menyiapkan dan mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak serta beberapa kebutuhan mendasar lainnya seperti makanan hingga obat-obatan.

Marhaen meminta warga untuk bersabar dan tetap berhati-hati mengingat BMKG memprediksikan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih akan terjadi dan berisiko kembali terjadinya banjir dan longsor. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.