Banjir di Jember, Widiarto: PDI Perjuangan Kedepankan Preventif Ketimbang Karikatif
(foto: humas pdip jatim)
SR, Jember – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto menyikapi serius bencana banjir yang terjadi pada Jumat pekan lalu. Banjir yang mengakibatkan 23 Desa, dengan 7.445 KK rumahnya terendam, dan 1 orang korban jiwa.
Widianto menegaskan PDI Perjuangan prihatin dan mendukung upaya pemberian bantuan sosial kepada korban dan juga posko. Di luar itu, PDI Perjuangan lebih peduli dengan upaya preventif, melakukan tindakan pencegahan menjaga sebelum terjadinya bencana.
“Sejak awal PDI Perjuangan Jember konsisten, meskipun yang kita harapkan bukan persoalan penanganan karikatif. Tetapi lebih pada penanganan preventif. Bagaimana PDI Perjuangan konsisten menjaga alam dan merawat bumi pertiwi,” tegas Widarto, Senin (16/2/2026).
Selama ini, jelas Widarto, PDI Perjuangan sudah memulai dan mengawali. Penanaman pohon di hulu, bersih-bersih sungai dan merawat lingkungan menjadi agenda utama partai.
Hal itu dilakukan karena disadari biaya yang dibutuhkan untuk penanganan bencana lebih besar berkali lipat dibandingkan dengan menjaga agar tidak terjadi bencana.
Termasuk peringatan yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember tentang alih fungsi lahan harus segera dilakukan moratorium. Peringatan itu disampaikan mengingat kebutuhan resapan air jangan sampai hilang.
“Jika resapan air hilang dampaknya pada hilir seperti saat ini. Daerah Rambipuji dan Balung Wuluhan akan menjadi hilir yang terdampak limpahan air,” tandasnya.
Meski demikian legislator banteng alumnus Universitas Negeri Jember itu merasa bersuyukur terkait agenda rutin PDI Perjuangan menjaga alam. Pasalnya keputusan DPP Partai tentang politik ekologi itu sejalan dengan keputusan Presiden RI Prabowo Subianto yang menginstruksikan tentang Indonesia Asri.
“Meski kami sudah lebih dulu melakukannya, nami tetap bersyukur dan alhamdulillah karena presiden pada pemikiran yang sama. Karena jika pemerintah yang melakukan jangkaunya lebih luas,” ucapnya.
Terkait penanganan banjir di Jember ini, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember sudah mendirikan posko bantuan korban banjir.
Selain mendirikan posko, sejumlah anggota fraksi PDI Perjuangan dari DPR RI seperti Arif Wibowo, DPR Provinsi hingga DPRD Kabupaten Jember serta pengurus DPC dan Badan berlomba-lomba dan gotong royong menyumbang dana guna meringankan korban terdampak. (*/red)
Tags: Banjir Jember, darurat bencana, PDI Perjuangan, pdip, preventif, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





