Banjir Berulang, Subandi Minta Proyek Dam Kedungpeluk Rampung 14 Februari

Rudy Hartono - 5 February 2026
Subandi sidak Subandi pembangunan dam dan rumah pompa air di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi (foto: rri).

SR, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan agar pembangunan dam dan rumah pompa air di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, rampung total pada 14 Februari 2026, menyusul keterlambatan serius yang sempat menghambat upaya pengendalian banjir di wilayah tersebut.‎

Penegasan itu disampaikan Subandi saat meninjau langsung progres proyek pengendalian banjir Kedungpeluk. Ia menyatakan tidak ingin lagi ada alasan keterlambatan, mengingat dampak banjir setiap musim penghujan selalu dirasakan warga, terutama di Desa Sebrang dan wilayah sekitarnya.

“Saya minta pekerjaan ini benar-benar selesai 14 Februari. Ini sudah mengalami keterlambatan parah. Jangan sampai musim hujan datang, tetapi proyek belum bisa difungsikan maksimal,” tegas Subandi, Rabu (4/2/2026)‎

Menurut Subandi, keberadaan dam dan rumah pompa Kedungpeluk sangat krusial untuk mengendalikan limpasan air saat debit sungai meningkat. Ia menekankan bahwa proyek tersebut bukan sekadar infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga yang selama ini menjadi korban banjir berulang.‎

“Setiap tahun warga di Desa Sebrang terdampak banjir. Kalau ini tidak segera tuntas, maka siklus masalahnya akan terus berulang. Pemerintah daerah tidak ingin itu terjadi lagi,” ujarnya.

Subandi juga meminta kontraktor dan dinas terkait bekerja lebih disiplin dan profesional agar kualitas bangunan tetap terjaga meski dikejar waktu. Ia menegaskan bahwa percepatan penyelesaian tidak boleh mengorbankan standar teknis dan fungsi jangka panjang.

“Kita kejar waktu, tapi mutu tidak boleh turun. Proyek ini harus benar-benar siap operasi dan memberi dampak nyata bagi pengendalian banjir,” kata Subandi.‎

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap, dengan rampungnya proyek Kedungpeluk sesuai tenggat waktu, potensi banjir saat puncak musim hujan dapat ditekan secara signifikan dan aktivitas warga di wilayah rawan banjir dapat kembali berjalan normal.    (*/rri/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.