Bambang DH Apresiasi Kompensasi ke Korban Terorisme

Yovie Wicaksono - 3 February 2021
Anggota Komisi III DPR RI, Bambang DH. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Anggota Komisi III DPR RI, Bambang DH mengapresiasi penyaluran bantuan negara kepada korban terorisme melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Hal tersebut mengingat pentingnya kompensasi tersebut untuk para ahli waris dan korban. Untuk itu Bambang DH akan terus mendorong pemerintah menambah anggaran LPSK.

Dia mengatakan, di antara 14 mitra kerja Komisi III DPR RI, LPSK memperoleh anggaran yang paling kecil. Hal ini terjadi karena para pemangku kebijakan belum mengetahui dan memahami keberadaan LPSK.

Padahal, saat ini tugas LPSK bertambah banyak setelah disahkannya Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan kepada Saksi dan Korban.

“Tentunya tugas LPSK bertambah. Jadi, idealnya memang harus ada anggaran tambahan agar bisa menjalankan tugas tersebut secara optimal,” kata Bambang DH, Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, pada Selasa (2/2/2021) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas bersama Kasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nurturyanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 19 korban bom terorisme  terdahulu di Hotel Santika Surabaya.

Secara keseluruhan korban yang telah teridentifikasi oleh BNPT sebanyak 1.000 korban, untuk saat ini sudah diberikan kepada 215 korban dengan total kompensasi yang diberikan Rp 3,2 miliar. Dengan rincian 250 juta untuk korban meninggal dunia, Rp 210 juta untuk korban luka berat, Rp 115 juta untuk korban sedang dan Rp 75 juta untuk luka ringan.

Kebetulan di Jatim ada 19 orang yang belum diberikan kompensasi. Mulai peristiwa JW  Marriot, bom 3 gereja, bom Polrestabes dan bom Bali 1.

Bambang DH dalam kesempatan ini juga menyambut baik bantuan pemerintah daerah Jawa Timur. 

“Kerjasama semua pihak memang sangat dibutuhkan. Bu Khofifah sangat luar biasa memberikan support penuh kepada para korban. Terima kasih,” katanya.

Bambang DH mengajak berbagai pihak secara arif dan bijaksana menggali akar persoalannya. Masalah kemiskinan, ketimpangan sosial, ketidakadilan dan masih banyak lagi. 

“Ini PR kita semua sebagai bangsa yang bernegara dengan komitmen mewujudkan masyarakat yang bersatu, berdaulat adil dan makmur,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.