Antisipasi Kebakaran di Perkotaan, PDI Perjuangan Jatim Gelar Pelatihan Tanggap Bencana

Rudy Hartono - 7 September 2025
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini bersama peserta giat Pelatihan Simulasi Mitigasi Bencana di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Minggu (7/9/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar pelatihan Simulasi Mitigasi Bencana, di lantai 2 Aula Megawati kantor DPD, Minggu (7/9/2025).

Dihadiri sekira 100 peserta dari Baguna, Satgas, BP Pemilu hingga sayap-sayap partai lainnya. Kegiatan turut didampingi Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini dan Basarnas Surabaya.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPD PDI Perjuangan Jatim Edy Tarmidi menyebut, kali ini, kegiatan difokuskan pada pelatihan penanggulangan bencana kebakaran pada objek vital.

Dari kiri, Wakabid Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan Jatim Edy Tarmidi, Ketua Badan Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini, Baguna PDI Perjuangan Jatim Bayu Utoro, Perwakilan Basarnas Surabaya Johan Saptadi, di Pelatihan Simulasi Mitigasi Bencana, Surabaya,bMinggu (7/9/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

Bukan tanpa alasan, hal ini menyusul banyaknya kejadian kebakaran di berbagai daerah Jawa Timur. Berdasarkan data BPS per 2024, telah terjadi 104 kebakaran hutan dan lahan, dengan jumlah terbanyak terjadi di Trenggalek sejumlah 14 kasus.

Selain itu, berdasarkan data Pemadam Kebakaran di kota Surabaya terjadi 368 kasus pada 2024 pada bangunan, nonbangunan, serta kendaraan. Sehingga perlu mitigasi yang matang.

Harapan diselenggarakan kegiatan ini agar ilmu kebencanaan yang didapat peserta bisa dimanfaatkan untuk membantu orang sekitar. “Ada kurang lebih 100 peserta. Kita bagi jadi 2 sesi, pelatihan teori dari basarnas surabaya, yang kedua adalah sesi praktik kita lakukan di depan dekat lapangan,” sebutnya.

“Ini perintah DPP PDI Perjuangan, melatih semua satgas terutama yang sering ada disini. DPD PDI Perjuangan Jatim adalah yang pertama kali yang melakukan pelatihan penanggulangan bencana kebakaran,” imbuhnya.

Hal ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini. Menurutnya langkah yang dilakukan PDI Perjuangan Jatim sudah tepat. “Ini adalah inisiatif yang sangat baik, karena itu saya menghormati dan bangga pada rencana kegiatan. Kita tidak boleh ngomong surabaya sudah tenang pasca demo, kita harus tetap siaga,” tuturnya saat membuka gelaran pelatihan.

Lebih lanjut Risma menjelaskan, saat ini daerah perkotaan kondisinya memprihatinkan. Imbas demonstrasi banyak bangunan rusak, sehingga pelatihan seperti ini dibutuhkan untuk membantu masyarakat, sekaligus menyelamatkan aset yang ada.

“Kondisinya sangat memprihatinkan, ini bisa membantu masyarakat terkait bencana kematian, luka dan sebagainya, menjaga aset aset baik negara dan pemerintah maupun milik masayarakat,” ucapnya.

Ia berharap pelatihan ini menjadi contoh dan bisa dilakukan di daerah-daerah lainnya. “Ke depan bisa dikembangkan ke tempat lain, sehingga bisa kalau daerah yang rawan bencana kebakaran hutan, ini minimal bisa dicegah, dikurangi, sehingga tidak terjadi korban,” terangnya.

Risma pun sangat mengapresiasi kinerja teman-teman Baguna, Satgas, hingga sopir ambulans yang tanpa lelah membantu masyarakat. Karena itu sebagai partainya wong cilik, wajib hukumnya memperjuangkan, menangis dan tertawa bersama rakyat.

“Kalau petugas, mereka sudah bonding (terjalin kedekatan emosional) tu tidak harus memberi sembako tapi kita membantu masyarakat terlatih maka dia bisa membantu di masyarakat,” pungkasnya. (hk/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.