14 Talenta Muda Soekarno Cup Dilirik Klub Liga 2 dan Liga 3

Rudy Hartono - 26 August 2026
Pemain banteng Jabar, Muhammad fazri meraih penghargaan best player di final match Soekarno Cup 2026, Senin (24/8/2026). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Laga Soekarno Cup 2026 bertabur bibit-bibit atlet bola masa depan. Salah satunya Muhammad Fazri Marsandi.

Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, ia sukses dinobatkan sebagai best player dalam laga final Soekarno Cup setelah berhasil membawa tim Banteng Jawa Barat (Jabar) meraih gelar juara dengan skor 5-3 lewat adu penalti.

Prestasi ini menjadi catatan sejarah penting karena merupakan kali pertama perwakilan Jawa Barat berhasil memenangkan kompetisi bergengsi ini.

Fazri mengungkapkan, capaian gemilang ini merupakan buah dari dedikasi dan persiapan matang yang dilakukan tim selama tiga bulan terakhir.

“Terutama pasti kerja keraslah dari tiga bulan kemarin. Jabar mempersiapkan tim yang terbaik dan alhamdulillah juga saya bisa menjadi pemain terbaik,” ujarnya saat ditemui usai laga, Senin (24/8/2026) malam.

Tak berpuas diri. Ambisi Fazri masih membara untuk menembus level sepak bola profesional. Hadiah dari Soekarno Cup akan ia tabung sembari melanjutkan tekadnya untuk bergabung dengan klub di kasta kompetisi tertinggi. “Saya ingin lebih dari yang sekarang, misalnya ke Liga 3 atau enggak Liga 2. Terimakasih Soekarno Cup,” harapnya.

Jangan Cepat Berpuas Diri

Terpisah Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup, Komarudin Watubun, mengungkapkan bahwa kualitas para atlet yang berlaga telah memikat tim profesional sepak bola. Berdasarkan catatan panitia, terdapat 14 pemain potensial yang kini masuk dalam radar pantauan klub-klub besar dari kasta kedua dan ketiga nasional.

Secara rinci, sebanyak sepuluh orang pemain telah dilirik oleh tim-tim yang berkompetisi di Liga 3. Sementara itu, empat pemain lainnya menunjukkan performa impresif sehingga menarik minat serius dari sejumlah klub Liga 2 untuk direkrut ke dalam skuad mereka.

“Ini adalah bukti bahwa Soekarno Cup memiliki arti penting untuk membuka jalan bagi talenta-talenta akar rumput di berbagai pelosok tanah air menuju jenjang sepak bola profesional,” ujar Komarudin.

Meski demikian, Komarudin tetap meminta  para pemain muda untuk terus menggali potensi. Tidak cepat puas dan terus membawa api perjuangan para pendiri bangsa.  (hk/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.