Wujud Peduli Sesama dan Lingkungan, Warga Petemon Kuburan Bagikan Takjil Tanpa Kantong Plastik

Yovie Wicaksono - 13 April 2023

SR, Surabaya – Bulan Ramadan 1444 Hijriyah menjadi momentum bagi warga Patemon Kuburan RT 6 RW 2, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya untuk berbagi kepada sesama sekaligus mengampanyekan gerakan bebas kantong plastik.

Hal ini dilakukan melalui pembagian takjil tanpa kantong plastik di depan Jalan Raya Arjuno (depan Makam Pesarean Agung), Rabu (12/4/2023) sore.

Sebagai ganti kantong plastik, mereka menggunakan tas kantong berbahan kertas HVS bekas sebagai pembungkus makanannya serta lem yang terbuat dari tepung kanji yang ramah lingkungan.

Ketua RT 6 RW 2, Pandu Ananda Putra Pratama mengatakan, apa yang dilakukan ini sejalan dengan Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Kota Surabaya.

“Dari situ warga yang dibantu oleh anak Karang Taruna antusias membuat tas kantong dari kertas HVS bekas selama 4 hari. Dari anak-anak sampai dewasa ikut membantunya pada waktu itu, ini dapat mengurangi sampah, sehingga kampung Petemon Kuburan bisa lebih bersih, dan lebih sehat,” kata Pandu.

Sementara itu, Pembina Karang Taruna setempat, Benny Indrawarsa menegaskan, bagi-bagi takjil tanpa kantong plastik ini mampu meningkatkan kreativitas para pemuda di wilayahnya untuk bisa mengolah limbah kertas menjadi hal yang berguna sekaligus meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama serta kepedulian untuk menjaga lingkungan melalui pengurangan penggunaan kantong plastik.

“Harapan saya untuk para pemuda jaman sekarang, semoga dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menemukan ide – ide kreatif yang berdampak positif untuk lingkungan. Seperti saat ini, mengubah limbah kertas menjadi pengganti kantong plastik untuk membungkus makanan. Lalu mampu meningkatkan rasa kepedulian kepada sesama tanpa membedakan,” pungkasnya. (ag/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.