Warga Korban Banjir Diimbau Waspadai Leptospirosis

Yovie Wicaksono - 11 January 2020
Ilustrasi. Foto : (sehatq.com)

SR, Jakarta – Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto mengimbau kepada seluruh warga yang terkena banjir untuk tetap menjaga kesehatan dan waspada terhadap penyakit yang diakibatkan karena banjir, salah satunya leptospirosis. 

Leptospirosis adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui kencing tikus yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit lecet dan makanan.

“Warga terdampak banjir harus terhindar dari leptospirosis. Intinya menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat seperti sebelum makan harus cuci tangan pakai sabun. Hal tersebut sangat mendasar namun efeknya ke kesehatan sangat berpengaruh, karena tangan menjadi media langsung antara makanan hingga ke mulut,” kata dr. Terawan.

Seseorang yang tertular leptospirosis dapat dilihat dari gejala yang terjadi berupa tubuh menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot, hilang nafsu makan, mata merah, dan iritasi.

Untuk itu, dr. Terawan memberikan 6 cara untuk menghindarinya yaitu berperilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menyimpan makanan dan minuman dengan baik, mencuci tangan dan kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun. 

“Memakai sepatu dari karet dengan ukuran tinggi dan sarung tangan karet bagi kelompok kerja yang berisiko tinggi tertular leptospirosis, membasmi tikus di rumah atau di kantor, dan membersihkan dengan desinfektan bagian-bagian rumah, kantor atau gedung,” tandasnya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.