Teh Villa Gallery dan UYCC Hadirkan Charm Art Exhibition
SR, Surabaya – Teh Villa Gallery berkolaborasi dengan Unicorn Young Collectors Club (UYCC) kembali menggelar Surabaya Art Week di Jalan Rungkut Industri 2/53, Surabaya.
Mengusung tema “Charm Art Exhibition”, pameran yang kesepuluh ini dibuka pada Sabtu (9/9/2023) hingga Kamis (14/10/2023). Dimana pameran tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pada 09.30-11.30 WIB, dan sesi kedua 13.00-15.00 WIB dengan menghadirkan 15 karya seni dari I Wayan Redika dan Rudy Sri Handoko (Cak Rudy).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyadari bahwa Kota Pahlawan bisa hidup dengan menghidupkan sektor pariwisatanya. Masalahnya, Surabaya tidak memiliki wisata alam, yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Sehingga untuk membangkitkan tempat pariwisata, kota Surabaya perlu meningkatkan dari hal lain, yaitu seni dan budayanya.
“Jadi kita menjual budaya Surabaya. Kami berharap nantinya banyak gallery – gallery baru yang mempunyai level menengah ke atas dari sisi karya seninya yang bisa menjadi daya tarik wisata di Surabaya,” kata Agus Imam, Sabtu (9/9/2023).
Sementara itu Koordinator Penggagas Pameran, Ronald Sitolang mengatakan, pameran ini lahir di era Covid-19, berawal dari spontanitas bersama Hartanto dengan sahabatnya. Dalam perjumpaannya yang singkat, Ronald sempat berpikir, mengapa di Surabaya tidak ada Art Gallery untuk memajang karya seni. Ia juga berpikir bagaimana bisa membawa para seniman Bali yang saat Covid-19 terasa jauh karena tidak adanya penerbangan, bisa membawa karyanya ke Surabaya.
“Persiapannya hanya 3 Minggu, dan terciptalah Teh Villa Gallery. Sesuatu yang spontan, kita juga nggak menyangka bisa bertahan sampai hari ini,” jelasnya.
Dalam pameran ini, Cak Rudi menampilkan 8 karya, semuanya bercorak realis, sebagaimana spesialisasinya, namun terdapat dua karya bertema biksu yang diberi nuansa surreal.
Sementara itu, I Wayan Redika juga menampilkan 7 karya bertema tokoh-tokoh dunia, mulai dari Pablo Picasso, Martin Luther King, Mohammad Ali, Charlie Chaplin, Andy Warhol, hingga jenderal legendaris Guan Yu atau dikenal juga sebagai Kwan Kong dari zaman Dinasti Han.
“Kalau boleh saya bertanya, siapa tokoh perjuangan pertama di Indonesia yang kita bisa lukisan kan hari ini? Sehingga tokoh dunia pun bukan tokoh dunia hari ini. Saya juga pernah menggambar Gus Dur, karena Gus Dur memang tokoh. Bung Karno, memang tokoh. Tapi hari ini siapa? Itu kesulitan bagi kita,” ujar I Wayan Redika.
Sekadar Informasi, untuk masuk Teh Villa Gallery pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp25 ribu, yang dimana nantinya seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan kepada panti asuhan.
“Hasil dari pengunjung akan kita donasikan kepada anak panti asuhan, dan juga pengunjung tak hanya bisa menikmati karya lukisan saja, namun juga bisa melukis pada satu kanvas yang disediakan untuk melukis bersama pengunjung lainnya. Terdapat merchandise yang bisa dibawa pulang, apabila pengunjung mengunggah postingan selama di Teh Villa Gallery ke Instagram,” imbuh Ronald. (ag/red)
Tags: Charm Art Exhibition, Pameran seni, Teh Villa Gallery, Unicorn Young Collectors Club
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.







