Pantai Panduri Tuban Resmi Jadi Wisata Edukasi Mangrove

Rudy Hartono - 31 July 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pantai Panduri di Kabupaten Tuban sebagai destinasi wisata edukasi mangrove. (sumber: rri)

SR, Tuban – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pantai Panduri di Kabupaten Tuban sebagai destinasi wisata edukasi mangrove. Peresmian dilakukan dalam rangkaian Festival Mangrove Jawa Timur ke-10, Rabu (29/7/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti bersama Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Bupati Tuban, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup, dan Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan. Kegiatan itu dilanjutkan dengan penanaman 700 bibit cemara udang dan pandan laut serta pelepasliaran 100 ekor burung perkutut.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada 21 individu, pemerintah daerah, perusahaan, dan pegiat lingkungan. Penghargaan diberikan atas kontribusi mereka dalam pelestarian mangrove di Jawa Timur.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengapresiasi kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang kembali menunjuk Tuban sebagai tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga kawasan mangrove.

“Hampir 30–40 persen mata pencaharian masyarakat kami adalah nelayan. Festival Mangrove yang ke-10 ini menjadi pilot project yang sangat strategis untuk memahamkan masyarakat bahwa tidak ada kekurangan sedikit pun ketika kita secara masif melakukan penanaman mangrove,” ujarnya.

Aditya menjelaskan mangrove memiliki banyak manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir. Ekosistem tersebut mampu mencegah abrasi, menyerap karbon dioksida, hingga menjadi habitat berbagai biota laut.

“Mangrove bukan hanya mencegah abrasi dan intrusi air laut, tetapi juga mampu menyerap karbon dioksida, menghadirkan ekosistem baru bagi ikan dan kepiting, bahkan bisa dimanfaatkan menjadi tepung dan kopi tanpa kafein,” katanya.

Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan Dyah Murtiningsih mengapresiasi konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga ekosistem mangrove. Ia menyebut hingga tahun ini rehabilitasi mangrove di Jawa Timur telah mencapai 1.643 hektare. (*/rri/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.