RS Unair Edukasi Puasa Aman bagi Gangguan Lambung
SR, Surabaya – Berpuasa di bulan Ramadan menjadi tantangan bagi penderita gangguan ginjal dan lambung. Menjawab keresahan itu, Rumah Sakit Universitas Airlangga menggelar seminar Ramadan Bermakna
Dalam kegiatan yang berlangsung di Hall Wikrama, Graha Trimed, RS Unair membagikan tips tetap sehat saat berpuasa Ramadan. Penderita gangguan ginjal dan lambung harus menjaga kondisi tubuh melalui asupan makanan, minuman, dan obat tertentu.
Seminar menghadirkan dr Mutiara Rizki Haryati SpPD K-GH dan dr Andi Ratna Maharani SpPD. Keduanya membahas strategi puasa aman sesuai kondisi pasien ginjal dan lambung. dr Mutiara menjelaskan ginjal terbagi menjadi akut dan kronis. “Penyakit kronis menetap minimal tiga bulan dan terbagi lima stadium,” katanya, Rabu (18/2/2026).
Ia menegaskan tidak semua pasien ginjal boleh berpuasa. “Keputusan puasa harus mempertimbangkan stadium dan kondisi klinis masing-masing,” kata dr Mutiara. “Stadium satu dan dua umumnya boleh berpuasa. Stadium empat dan lima belum dialisis tidak direkomendasikan karena berisiko mempercepat dialisis.”
Pasien yang menjalani terapi rutin dianjurkan tidak berpuasa. “Terapi dapat memperburuk kondisi sekaligus membatalkan puasa,” kata dr Mutiara.
Ia menyarankan konsultasi sebelum memutuskan berpuasa. “Jaga hidrasi dan hindari makanan tinggi fosfat serta kalium,” ucapnya.
Sementara itu, dr Andi membahas keamanan puasa bagi penderita maag atau dispepsia. “Pola makan buruk dan gaya hidup menjadi pemicu utama,” katanya.
Ia mengingatkan pentingnya mengenali tanda bahaya saat berpuasa. “Nyeri berat, muntah darah, atau BAB hitam wajib membatalkan puasa,” ujar dr Andi. (*/rri/red)
Tags: edukasi, gangguan lambung, puasa aman, rs unair, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





