Purnatugas, Whisnu Sakti Mengabdi untuk PDI Perjuangan

Yovie Wicaksono - 28 February 2021
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Jatim, Whisnu Sakti Buana. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Pasca purnatugas sebagai Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana akan mengabdi ke PDI Perjuangan. Baginya, menjadi kader banteng adalah sebuah tugas dan bagian dari pengabdian.

Whisnu memiliki prinsip bahwa pengabdian tidak terbatas pada jabatan ataupun tempat, sehingga dimanapun berada, ia akan mengabdikan diri untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat Surabaya dan Jawa Timur.

Seperti diketahui, sebelumnya Whisnu Sakti Buana telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial. Kemudian Whisnu dilantik sebagai Wali Kota Surabaya definitif selama sepekan, mulai 11 Februari 2021 hingga 17 Februari 2021.

Putra mantan Wakil Ketua MPR RI yang juga tokoh senior PDI Perjuangan, Soetjipto Soedjono ini juga pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya periode 2014-2015 dan 2016-2020, serta menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya.

Setelah masa jabatannya berakhir, Whisnu Sakti Buana yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Jatim ini ingin memfokuskan diri untuk menyelesaikan seluruh konsolidasi Partai se-Jawa Timur.

“Saya punya tanggung jawab untuk menyelesaikan seluruh konsolidasi partai se-Jawa Timur, Musancab se-Jawa Timur. Kita lagi konsentrasi menyelesaikan itu dengan target harus tuntas, nah dari situ makanya dari kemarin keliling terus ke Nganjuk, nanti ke Tuban, lalu ke Siitubondo,” ujarnya, Minggu (28/2/2021).

Kedepan, Whisnu Sakti juga berencana untuk mengaktifkan kembali Posko Pandegiling yang nantinya diharapkan bisa menjadi pusat pergerakan serta tempat tujuan masyarakat untuk ke Surabaya dan Jawa Timur.

Whisnu juga berharap kepada Eri Cahyadi dan Armuji selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, agar bisa meneruskan perjuangan yang telah dilakukan para pemimpin Kota Surabaya sebelumnya.

“Semoga Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini bisa meneruskan perjuangan kita kemarin agar Surabaya bisa jauh lebih baik lagi, karena kan ini Surabaya tidak lagi bicara tingkat nasional, tapi sudah internasional, sudah bisa lebih hebat lagi Surabaya ke depan dan rakyat Surabaya bisa merasakan betul menjadi tuan dan nyonya di kotanya sendiri, bukan hanya jadi penonton,” harapnya.

Ia juga berpesan agar Eri Cahyadi dan Armuji yang baru saja dilantik pada Jumat (26/2/2021) ini bisa meneruskan program yang telah dilakukan olehnya, salah satunya membantu warga kurang mampu dengan dana operasional Wali Kota. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak warga yang terdampak.

“Seperti karyawan yang tiba-tiba di PHK, bahkan dirumahkan, sehingga belum masuk data Masyarakat Berpenghasila Rendah (MBR) atau belum terdata sebagai keluarga miskin, dan tidak mendapatkan bantuan,” ujarnya.

“Oleh karena itu diperlukan perhatian khusus dari para kepala daerah agar nantinya keadaan bisa jauh lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Whisnu. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.