Polres Gresik Rangkul Ojol dan Relawan Ambulans di Jalan

Rudy Hartono - 23 September 2026
Pengemudi ojol dan relawan ambulans berfoto bersama Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution usai apel Hari Lalu Lintas ke-71 di Mapolres Gresik, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026). Mereka mendapatkan penghargaan serta bantuan sembako dari Polres Gresik, kemudian berdialog bersama.

SR, Gresik – Pengemudi ojek online (ojol) dan relawan ambulans mendapat perhatian khusus dalam peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Bukan sekadar mengikuti apel, para pengemudi ojol dan relawan ambulans diajak berdialog langsung dengan jajaran Polres Gresik untuk membahas kondisi di lapangan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan tersebut digelar di Halaman Mako Polres Gresik, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Selasa (22/9/2026) pukul 08.00 WIB.

Suasana halaman Mapolres Gresik tampak berbeda sejak pagi.  Sejumlah mobil ambulans berjejer, sementara pengemudi ojol dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, turut mengikuti apel.

Apel peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tersebut mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memimpin langsung apel yang dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso, para pejabat utama, perwira, bintara, serta ASN di lingkungan Polres Gresik.

Menurut Ramadhan, pengemudi ojol, angkutan umum, pengemudi logistik hingga relawan ambulans memiliki peran penting dalam menciptakan keselamatan dan ketertiban di jalan.

Mereka, kata dia, tidak hanya dipandang sebagai pengguna jalan yang wajib mematuhi aturan, tetapi juga sebagai mitra kepolisian.

“Teknologi adalah alat, manusia adalah tujuan. Kami ingin masyarakat tertib lalu lintas bukan karena takut ditilang, melainkan karena kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama demi diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya,” ujar Ramadhan.

Dalam amanatnya, Ramadhan mengatakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 harus menjadi momentum memperkuat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Usia ke-71 dengan tema Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri merupakan komitmen pengabdian untuk membangun Polantas yang modern dalam teknologi, profesional, humanis, tegas, dan berintegritas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun paradigma Polantas KARIB, yakni Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.

Konsep tersebut, lanjut Ramadhan, diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat yang beraktivitas setiap hari di jalan raya.  (*/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.