Pernyataan Sikap Ormas Katolik Terkait Aksi Massa yang Berakhir dengan Kekerasan

Yovie Wicaksono - 30 September 2019
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jawa Timur melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jatim, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019). Foto : (ANTARA)

SR, Jakarta – Menyikapi berbagai bentuk perbedaan pendapat dalam beberapa hari terakhir yang disalurkan dalam aksi-aksi massa jalanan dan berakhir dengan kekerasan, pimpinan ormas-ormas Katolik dan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar ruang-ruang dialog lebih dioptimalkan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam mencari solusi terbaik.

“Kepada TNI dan Polri, melihat beberapa fakta kejadian, kami berharap dan menekankan agar tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menangani aksi-aksi unjuk rasa yang terjadi,” ujar Ketua Presidium Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI), Juventus Yoris Prima Kago, pada Senin (30/9/2019).

Ia menambahkan, sebagai negara hukum, sudah selayaknya segala perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan dengan cara-cara yang beradab melalui jalur konstitusional yang telah disepakati dalam sistem demokrasi.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghindari dan tidak mudah terprovokasi dan percaya pada berita-berita bohong, ujaran kebencian dan fitnah yang belum tentu kebenarannya serta mewaspadai situasi benturan antar sesama anak bangsa.

Sekedar informasi, ormas-ormas yang tergabung dalam peryataan sikap tersebut diantaranya Pimpinan Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik), Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA), Dewan Pengurus Pusat Wanita Katolik RI (DPP WKRI), dan Sekretariat Nasional Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI). (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.