Pemkot Surabaya Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Yovie Wicaksono - 24 May 2021
Ilustrasi. Foto : (shutterstock)

SR, Surabaya – Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan nomor 443 / 5359 / 436.8.4 / 2021 yang ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan diterbitkan hari ini, Senin (24/5/2021).

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, sebenarnya SE ini dibuat agar seluruh lapisan masyarakat saling gotong-royong untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan. Terutama bagi perusahaan yang karyawannya melakukan kegiatan, perjalanan maupun berpergian keluar Kota Surabaya selama libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.

“Kami berusaha semaksimal mungkin melakukan penyekatan. Tetapi tentunya masih ada warga yang mencoba untuk melakukan pulang kampung atau mudik. Maka dari itu, dengan berakhirnya penyekatan ini, sebagai bentuk langkah antisipasi kami mengeluarkan SE bagi para perusahaan untuk bisa lebih meningkatkan kewaspadaannya,” kata Febriadhitya.

Febri mengatakan, dalam SE tersebut dinyatakan bahwa setiap perusahaan, kantor usaha atau pengelola usaha di Surabaya diimbau agar segera melakukan pendataan terhadap para karyawannya yang melakukan kegiatan perjalanan keluar kota selama libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. 

Setelah pendataan, selanjutnya setiap perusahaan, kantor usaha, pengelola usaha diimbau agar segera melakukan tes swab PCR terhadap pekerja atau karyawan. Apabila karyawan tersebut, hasilnya negatif maka dipersilahkan kembali berkegiatan seperti sedia kala.

“Namun sebaliknya, ketika hasilnya positif wajib isolasi. Sembari menunggu hasil, mereka wajib karantina hingga hasilnya dinyatakan keluar. Kalau ada yang positif maka akan langsung kami tindaklanjuti dengan tracing (penelusuran) dan lockdown,” katanya.

Selain itu, mantan Kepala Bidang (Kabid) Satpol PP itu memastikan, perusahaan wajib  melaporkan hasilnya ke satgas Covid-19 melalui lurah ataupun camat setempat. 

Tidak hanya itu, Febri meminta agar lebih mengoptimalkan peran Satgas Covid-19 yang dibentuk secara mandiri di masing-masing perusahaan. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.