PDIP Magetan Terjunkan Kader dan Logistik Bantu Atasi Karhutla
SR, Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan mengerahkan kader untuk membantu petugas dan relawan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi selama musim kemarau di wilayah setempat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan Diana Sasa dalam keterangannya di Magetan, Jumat, mengatakan pengurus dan kader di tingkat kecamatan hingga desa diminta turun membantu penanganan karhutla di wilayah masing-masing.
“Kalau di wilayahnya terjadi kebakaran hutan dan lahan, pengurus dan kader jangan hanya menonton. Turun, koordinasi dengan petugas, tanyakan apa yang dibutuhkan dan bantu sesuai kemampuan. Keselamatan tetap yang utama,” kata Diana.
Ia meminta kader tidak perlu menunggu instruksi teknis dari DPC untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan. Namun, seluruh kegiatan harus tetap dikoordinasikan dengan petugas agar tidak mengganggu proses pemadaman.
DPC PDI Perjuangan Magetan juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan dan minuman bagi relawan serta petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Diana mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan yang dapat segera dipenuhi saat petugas dan relawan bekerja di lapangan.
“Kami mulai dari yang sederhana dan memang dibutuhkan. Teman-teman bekerja berjam-jam di lapangan, tentu kebutuhan makan dan minum juga harus diperhatikan,” ujarnya.
Ia mengatakan keterlibatan partai tidak berhenti pada pemberian bantuan logistik. DPC PDI Perjuangan Magetan akan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk memetakan kebutuhan penanganan karhutla di lapangan.
“Kami akan berkomunikasi dengan pihak terkait. Kami ingin tahu apa yang bisa dibantu oleh partai dan jaringan kader kami. Kalau yang dibutuhkan tenaga, logistik, sosialisasi kepada masyarakat atau bentuk dukungan lainnya, nanti kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Magetan, hingga 29 September 2026 tercatat 56 kejadian karhutla di wilayah tersebut dengan luas area terdampak sekitar 139 hektare.
Kejadian karhutla tersebut tersebar di 14 kecamatan. Sejumlah wilayah yang dipetakan rawan antara lain Kecamatan Kawedanan, Parang, Panekan, Plaosan, Lembeyan, dan Maospati.
Karhutla juga terjadi di kawasan Gunung Bancak dan Gunung Lawu serta lahan tebu. Penanganan di sejumlah kawasan melibatkan petugas gabungan bersama relawan dan masyarakat.
Diana meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan. “Untuk sekarang prioritasnya api tertangani, petugas dan relawan terbantu, masyarakat juga waspada. Persoalan lain tentu nanti perlu kita lihat dan evaluasi serta koordinasikan bersama dengan pihak terkait,” kata dia. (*/ant/red)
Tags: bantu, bpbd, karhutla, pdip magetan, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





