PDI Perjuangan Kirim 20 Tangki Air hingga 200 Relawan ke Lereng Arjuno

Rudy Hartono - 21 October 2026
Relawan BAGUNA mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kebakaran Gunung Arjuno-Ringgit di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Senin (19/10/2026). 

SR, Pasuruan – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit mulai dirasakan masyarakat. Selain menghanguskan kawasan hutan, kebakaran juga merusak jaringan pipa air yang menjadi sumber pasokan warga di sejumlah wilayah lereng gunung.

Menyikapi kondisi tersebut, PDI Perjuangan melalui BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) menyiapkan sekitar 20 tangki air bersih dan mengerahkan 200 relawan untuk membantu penanganan kebakaran serta memenuhi kebutuhan warga terdampak di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Andri Wahyudi, mengatakan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pasokan air bersih bagi masyarakat yang mengalami gangguan distribusi akibat rusaknya jaringan pipa.

“Warga membutuhkan air, maka air yang harus segera dikirim. Kurang lebih 20 tangki kami siapkan secara bertahap karena medannya tidak mudah. Melalui BAGUNA juga disiapkan sekitar 200 relawan. Semuanya bergerak mengikuti kebutuhan di lapangan,” kata Andri, Senin (19/10/2026).

Menurut Andri, penanganan kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Ringgit harus dilakukan secara terkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, pengelola Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, serta tim gabungan yang bertugas di lapangan.

Koordinasi tersebut diperlukan agar distribusi bantuan tepat sasaran sekaligus menjaga keselamatan relawan yang turun ke area bencana.

“Gotong royong juga membutuhkan disiplin. BAGUNA hadir untuk membantu petugas dan masyarakat, bukan menambah beban. Semua harus mengikuti komando dan kebutuhan lapangan. Keselamatan relawan juga harus dijaga,” ujarnya.

Andri menegaskan, bantuan kemanusiaan harus berjalan seiring dengan upaya pemadaman api yang masih berlangsung di kawasan pegunungan.

Menurutnya, kerusakan hutan akibat kebakaran tidak hanya mengancam ekosistem, tetapi juga berpotensi mengganggu sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mendorong kader untuk aktif menjaga lingkungan dan hadir saat masyarakat menghadapi bencana.

“Pesan Ibu Megawati jelas, kader PDI Perjuangan harus menjadi Pandu Ibu Pertiwi. Artinya, ketika alam terluka, kader tidak boleh hanya melihat. Harus hadir, bekerja, dan ikut memulihkannya,” katanya.

Enam Tangki Air Sudah Disalurkan kepada Warga di Prigen

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Arifin, mengatakan bantuan air bersih mulai didistribusikan kepada warga terdampak di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Wilayah Prigen berada di lereng Gunung Arjuno dan menjadi salah satu kawasan yang terdampak gangguan pasokan air akibat kerusakan jaringan pipa.

Pada tahap awal, enam tangki air bersih telah disalurkan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kami dari DPC PDI Perjuangan bersama relawan BAGUNA di Kecamatan Prigen mendistribusikan air bersih sebanyak enam tangki. Insyaallah, setiap hari kami akan mengirimkan bantuan tangki air kepada warga terdampak kebakaran,” kata Arifin. (*/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.