Pasar Godong Kediri, Gunakan Daun untuk Transaksi

Yovie Wicaksono - 19 May 2019
Pasar Godong menggunakan daun untuk proses transaksi jual beli. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Pasar Godong (daun), di Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, menjadi destinasi warga yang sedang berburu menu berbuka puasa.

Sesuai dengan namanya, pasar godong menggunakan daun untuk proses transaksi jual beli di pasar ini. Hal inilah yang membuat warga  Kediri maupun luar kota datang kemari.

Sebagai sarana  transaksi jual beli , pihak pengelolah menjadikan godong atau daun sebagai alat tukar. Satu lembar godong dihargai senilai Rp 2500. Sebelum berbelanja pengunjung wajib menukarkan uangnya dengan godong bergambar tokoh pahlawan di stand yang telah disediakan oleh pihak pengelola.

Setelah pasar tutup pedagang bisa menukarkan hasil perolehan godong yang didapat ditukar dengan uang.

Pasar ini dikelola kelompok sadar wisata dan sudah berlangsung beberapa bulan. Beragam menu masakan yang ditawarkan semacam gado gado, rujak ulek, tape , dawet, cenil, serta masakan khas desa.

Pada hari biasa, pasar godong hanya buka pada hari tertentu yakni Minggu sore, sedangkan pada bulan Ramadan, buka setiap hari mulai 15.00 WIB hingga malam hari.

Seiring banyaknya pengunjung yang datang ke pasar godong , lambat laun jumlah pedagang kian hari semakin bertambah sehingga perputaran uang disini cukup tinggi.

Awal  berdiri, pasar godong hanya berjumlah tiga pelapak, namun kini terus bertambah hingga 16 pelapak. Dengan bertambahnya jumlah pedagang, tentunya hal ini membawa dampak positif bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pasar. Pasar godong bisa menjadi wisata desa yang menjadi andalan warga Kabupaten Kediri.

“Syukur, sekarang ini jumlah pedagang bertambah,” ujar pengelola pasar godong, Marzuki, pada Minggu (19/5/2019).

Salah satu pengunjung, Dewi Fitriani mengungkapkan perasaan senangnya ketika berbelanja disini. Ia datang untuk membeli menu buka puasa sekaligus mencari hiburan bersama keluarga. Ia juga menilai menu makanan dan minuman yang dijual disini relatif lebih murah. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.