Meresahkan Surabaya, Eri Desak Komdigi Blokir Koin Jagat

Rudy Hartono - 13 January 2025
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tegas mengecam fenomena berburu koin jagat di Surabaya. Pasalnya, banyak laporan bahwa taman-taman yang sudah dirawat dengan baik, rusak dalam semalam karena koin jagat. Bahkan ada pemburu koin yang nekat memanjat pagar rumah warga hanya untuk mencari koin tersebut.

“Saya juga nelangsa melihat ini, merendahkan harkat martabat manusia. Sampai ada rumah warga itu dipanjat, taman itu rusak semua,” ujarnya, Senin (13/1/2025).

Tangkapan layar – Koin Jagat yang saat ini viral di media sosial.

Menurutnya, aplikasi pencari harta karun itu telah merendahkan martabat warganya. Orang-orang yang dulu giat kerja kini diperdaya aplikasi hanya untuk mendapat sejumlah uang.

“Kalau dia baik, ingin menyerahkan amal sedekah ya taruh di tempat yang membutuhkan, lewat CSR, fakir miskin, panti asuhan. Masa disebar koin, ini harga dirinya kita dimana,” sebutnya.

Tak ingin kotanya diacak-acak, Eri secara tegas mengancam akan mencari pelaku penyebar koin jagat di Surabaya. Ia pun sudah bekerja sama dengan Satpol-PP untuk mengawasi dan menangkap oknum yang membuat resah tersebut.

“Jangan menggangu dan merusak Kota Surabaya, yang menyebar akan saya cari, jangan ngawur gitu. Aplikasi jagat ini sudah kami laporkan, hal ini saya minta Satpol-PP bertindak tegas pada koin jagat,” tegasnya.

“Kita harus lawan yang kayak gini, manusia itu punya harga diri, kita harus menghormati yang lain,” imbuhnya.

Ilustrasi – Sejumlah warga dari muda hingga tua sedang mencari koin aplikasi Jagat yang konon bernilai ratusan ribu hingga jutaan rupiah di taman kota. (net)

Eri pun berharap Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) dapat memblokir aplikasi koin jagat agar tak makin banyak membuat kekacauan. “Hari ini akan saya cek lagi. Kalau saya minta menteri Komdigi, itu koin jagat diblokir karena tidak mendidik sama sekali,” jelasnya.

“Satpol-PP kami minta lapor dan kita cari, kita sudah dapat video yang meresahkan itu,” pungkasnya.

Sementara itu disisi lain, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid turut buka suara terkait viralnya fenomena yang menimpa Jakarta dan Surabaya itu.

Permainan yang menyerupai konsep treasure hunt atau berburu harta karun di dunia nyata dengan mengandalkan aplikasi di ponsel itu telah masuk di radar Komdigi dan akan segera ditangani.

“Nanti tentu juga ini di bawah Pak Alex di Dirjen Pengawasan Ruang Digital untuk dipelajari, apa sebetulnya aplikasi ini, kerugian seperti apa, dampaknya, kemudian juga aturan-aturan mana yang bertentangan dengan undang-undang atau aturan yang ada,” ucapnya.

“Untuk kemudian kita ambil langkah tegas, jika ada pelanggaran terhadap peraturan dan juga perundangan-undangan yang berlaku,” tandasnya. (hk/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.